Peningkatan Kualitas Pendidikan Tenaga Kerja
Data BPS juga mengungkap peningkatan kualitas pendidikan pekerja. Proporsi penduduk bekerja lulusan diploma ke atas meningkat dari 10,50 persen menjadi 10,84 persen. Sebaliknya, pekerja dengan pendidikan SD ke bawah menurun dari 35,80 persen menjadi 34,75 persen, mengindikasikan peningkatan kualifikasi tenaga kerja nasional.
Dampak Positif bagi Ekonomi Rumah Tangga
Perbaikan kualitas pekerjaan ini menjadi sinyal positif bagi ketahanan ekonomi rumah tangga. Dengan meningkatnya proporsi pekerja formal, daya beli masyarakat berpotensi menguat dan mendukung pertumbuhan konsumsi domestik yang merupakan motor utama perekonomian nasional.
Komposisi Jam Kerja
BPS juga mencatat komposisi pekerja berdasarkan jam kerja, dimana proporsi pekerja penuh waktu mencapai 67,32 persen, sementara pekerja paruh waktu sebesar 24,77 persen dan setengah pengangguran 7,91 persen pada Agustus 2025.
Artikel Terkait
Kementerian Pertanian Siapkan Rp9,5 Triliun untuk Hilirisasi 7 Komoditas Andalan
Harga CPO Menguat Pekan Ketiga, Didukung Konflik Timur Tengah dan Harga Energi
Saham Energi Boy Thohir Jadi Penopang Pasar di Tengah Pelemahan IHSG
Menkeu Purbaya Bicara Beban Jabatan dan Rencana Bantu Pedagang Terbelit Utang