Harga BBM Terbaru 5 November 2025: Pertamina, Shell, BP, Vivo (Naik & Turun)
Sejumlah perusahaan minyak nasional dan swasta, termasuk Pertamina, Shell, BP, dan Vivo, telah melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU mereka. Berikut adalah daftar harga BBM terupdate yang berlaku mulai 1 November 2025 dan masih berlangsung per 5 November 2025.
Harga BBM Shell Terbaru
Shell Indonesia umumnya menurunkan harga BBM-nya pada bulan ini. Shell V-Power Diesel adalah satu-satunya produk yang mengalami kenaikan.
- Shell Super: Turun menjadi Rp12.680/liter
- Shell V-Power: Turun menjadi Rp13.260/liter
- Shell V-Power Nitro : Turun menjadi Rp13.480/liter
- Shell V-Power Diesel: Naik menjadi Rp14.410/liter
Harga BBM BP Terbaru
BP juga melakukan penyesuaian harga yang serupa dengan Shell untuk produk-produknya.
- BP 92: Turun menjadi Rp12.680/liter
- BP Ultimate: Turun menjadi Rp13.260/liter
- BP Ultimate Diesel: Naik menjadi Rp14.410/liter
Harga BBM Vivo Terbaru
Vivo mengumumkan kenaikan harga untuk produk dieselnya, sementara harga BBM jenis lain belum diumumkan perubahan lebih lanjut.
- Vivo Diesel Plus: Naik menjadi Rp14.410/liter
- Revvo 90: Rp12.810/liter
- Revvo 92: Rp12.890/liter
- Revvo 95: Rp13.420/liter
Harga BBM Pertamina Terbaru
Pertamina melakukan penyesuaian dengan sebagian harga naik dan sebagian lagi tetap stabil, terutama untuk BBM subsidi dan non-subsidi tertentu.
- Pertalite: Tetap Rp10.000/liter
- Pertamax: Tetap Rp12.200/liter
- Pertamax Turbo: Tetap Rp13.100/liter
- Pertamax Green: Tetap Rp13.000/liter
- Dexlite: Naik menjadi Rp13.900/liter
- Pertamina Dex: Naik menjadi Rp14.200/liter
- Solar Subsidi: Tetap Rp6.800/liter
Dengan adanya penyesuaian harga BBM ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memantau dan membandingkan harga dari berbagai SPBU sebelum melakukan pengisian bahan bakar kendaraan mereka.
Artikel Terkait
Wall Street Melemah, Sektor Teknologi Tertekan oleh Kekhawatiran AI dan Data Pasar Tenaga Kerja
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Naikkan Batas Free Float Jadi 15%
IHSG Turun 0,53% ke 8.103,88, Mayoritas Sektor Terkoreksi
Rupiah Melemah ke Rp16.842 per Dolar Dihantam Sentimen Geopolitik Timur Tengah