MURIANETWORK.COM - Manchester City mengamankan tempat di final Carabao Cup 2025/2026 setelah menaklukkan Newcastle United 3-1 di leg kedua semifinal, Rabu (4/2/2026) malam waktu setempat. Bermain di kandang sendiri, Etihad Stadium, The Citizens menutup duel dua pertemuan dengan keunggulan agregat telak 5-1. Kemenangan ini mengantarkan tim asuhan Pep Guardiola ke partai puncak keenam mereka dalam satu dekade terakhir, di mana mereka akan berhadapan dengan Arsenal di Stadion Wembley pada 22 Maret mendatang.
Dominasi Mutlak di Etihad
Membawa keunggulan 2-0 dari leg pertama, Manchester City tampil dengan intensitas tinggi sejak awal laga. Mereka langsung menekan lini pertahanan tamu dan berhasil memecah kebuntuan lebih cepat. Omar Marmoush menjadi bintang dengan mencetak dua gol pada menit ketujuh dan kedua puluh sembilan, meredam harapan Newcastle untuk membalikkan keadaan.
Dominasi tuan rumah semakin tak terbendung. Hanya berselang tiga menit setelah gol kedua Marmoush, gelandang anyar Tijjani Reijnders berhasil memperbesar keunggulan. Babak pertama benar-benar dikuasai oleh permainan cepat dan terorganisir skuad City.
Newcastle, yang berstatus juara bertahan, baru bisa membalas di babak kedua melalui Anthony Elanga pada menit ke-63. Namun, gol itu tak cukup mengubah jalannya pertandingan. City tetap memegang kendali permainan dengan cermat hingga peluit panjang berbunyi, memastikan tiket final mereka dengan prestasi yang sangat meyakinkan.
Jejak Rekor yang Hampir Sempurna
Lolos ke final kali ini semakin mengukir sejarah Manchester City di ajang Carabao Cup. Sejak 2016, ini akan menjadi penampilan keenam mereka di partai penentu. Yang lebih mencengangkan, lima final sebelumnya selalu berakhir dengan kemenangan bagi The Citizens.
Fakta ini menempatkan mereka pada ambang pencapaian luar biasa: rekor 100% kemenangan di final Carabao Cup dalam sepuluh tahun terakhir. Momentum dan pengalaman di laga besar menjadi aset berharga yang mereka bawa ke Wembley, membentuk mental juara yang sulit ditandingi.
Arsenal Menanti di Final Wembley
Penghalang terakhir bagi ambisi City adalah Arsenal. The Gunners telah lebih dulu melangkah ke final usai mengatasi Chelsea dengan agregat 4-2. Pertemuan dua raksasa Liga Premier ini dipastikan menjadi tontonan yang sarat tensi dan kualitas.
Arsenal datang dengan ambisi besar untuk mengakhiri puasa gelar mereka di kompetisi ini. Sementara itu, City membawa beban sekaligus kepercayaan diri dari rekor final mereka yang gemilang. Duel di Wembley nanti tidak hanya sekadar perebutan piala, tetapi juga pertarungan filosofi taktik dan konsistensi performa.
“Kami datang ke Wembley dengan ambisi besar mengakhiri puasa gelar di Piala Liga Inggris,” ungkap seorang sumber di klub London Utara, menyiratkan motivasi tinggi yang dimiliki skuad Mikel Arteta.
Panggung Penentuan di Wembley
Stadion ikonis Wembley akan sekali lagi menjadi saksi pertarungan sengit dua tim terbaik. Atmosfer diperkirakan akan sangat mencekam, mengingat rivalitas keduanya yang semakin panas dalam perburuan gelar domestik beberapa musim terakhir.
Bagi Manchester City, ini adalah peluang untuk memperpanjang dinasti mereka di Carabao Cup. Sebaliknya, bagi Arsenal, momen ini bisa menjadi titik balik untuk kembali merajai panggung domestik. Meski City tampil sebagai favorit berdasarkan statistik dan performa terkini, kualitas yang dimiliki Arsenal menjamin final yang ketat dan sulit diprediksi.
Segalanya akan ditentukan di lapangan hijau pada 22 Maret 2026. Final ini bukan hanya tentang satu piala, tetapi tentang gengsi, sejarah, dan klaim sebagai kekuatan terdominan di sepak bola Inggris.
Artikel Terkait
Akuntan di Lhokseumawe Rekayasa Begal untuk Gelapkan Gaji Relawan Rp59,9 Juta
Tim Putri Bulu Tangkis Indonesia Hadapi Thailand di Perempat Final BATC 2026
Kepala KPP Banjarmasin Akui Terima Suap Rp800 Juta Usai Ditahan KPK
KPK Tetapkan 6 Tersangka Suap Pengaturan Jalur Impor Bea Cukai