Siapa Pemilik RS Mitra Keluarga? Profil Perusahaan dan Struktur Kepemilikan Saham
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) merupakan perusahaan pengelola jaringan Rumah Sakit Mitra Keluarga dan Rumah Sakit Kasih Group. Perusahaan ini telah menjadi salah satu penyedia layanan kesehatan terkemuka di Indonesia dengan portofolio rumah sakit yang luas.
Sejarah dan Perkembangan RS Mitra Keluarga
Rumah sakit pertama Mitra Keluarga didirikan pada tahun 1989 di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Sejak berdiri, perusahaan terus melakukan ekspansi dengan membangun rumah sakit baru di berbagai kota besar di Indonesia. Ekspansi mencakup pembukaan rumah sakit di Surabaya, Tegal, Cikarang, Slawi, serta wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Perkembangan signifikan terjadi pada tahun 2017 ketika MIKA mengakuisisi tujuh rumah sakit dari Kasih Group. Kemudian pada periode 2019-2020, perusahaan kembali melakukan akuisisi terhadap RS Mutiara Hati, RS Bina Husada, dan RSIA Panti Abdi Dharma. Hingga akhir tahun 2024, MIKA telah mengelola 30 rumah sakit dengan total kapasitas mencapai 4.054 tempat tidur.
Penawaran Umum Perdana (IPO)
Perusahaan melakukan penawaran umum perdana saham di Bursa Efek Indonesia pada 24 Maret 2015. Dalam IPO tersebut, MIKA melepas 261 juta saham dengan harga penawaran Rp17.000 per saham. Melalui proses ini, perseroan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp4,45 triliun.
Struktur Kepemilikan Saham MIKA
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia per 30 September 2025, struktur kepemilikan saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk adalah sebagai berikut:
PT Griyainsani Cakrasadaya merupakan pengendali saham utama dengan kepemilikan 8,98 miliar saham atau setara 64,6% dari total saham terdaftar. Pemegang saham mayoritas lainnya adalah Ir. Rustiyan Oen dengan kepemilikan 181,66 juta saham (1,31%). Sedangkan kepemilikan oleh masyarakat mencapai 4,74 miliar saham atau 34,08%.
Daftar Pemilik Saham Utama RS Mitra Keluarga
Berikut delapan nama yang tercatat sebagai penerima manfaat akhir dari kepemilikan saham MIKA:
- Poppy Hadiman Setiawan
- Gerda Veronica
- Franciscus Bing Aryanto
- Theresia Harsini
- Maria Karmila
- Rustiyan Oen
- Santoso Oen
- Pramuditya Oen
Performa Saham MIKA
Pada perdagangan Jumat, 31 Oktober 2025, saham MIKA ditutup pada harga Rp2.580 per saham, mengalami penurunan 2,64% dari harga pembukaan. Namun dalam periode satu bulan terakhir, saham MIKA menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 5,74%.
Informasi ini memberikan gambaran lengkap mengenai kepemilikan dan perkembangan PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk sebagai pengelola jaringan Rumah Sakit Mitra Keluarga di Indonesia.
Artikel Terkait
Analis Proyeksikan IHSG Berpotensi Menguat ke Area 8.328-8.527
Wall Street Melemah, Sektor Teknologi Tertekan oleh Kekhawatiran AI dan Data Pasar Tenaga Kerja
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Naikkan Batas Free Float Jadi 15%
IHSG Turun 0,53% ke 8.103,88, Mayoritas Sektor Terkoreksi