Siapa Pemilik Saham FORE? Ini Daftar Pengendali Utama dan Perkembangan Bisnisnya
PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) merupakan emiten barang konsumen primer yang bergerak di bidang makanan dan minuman dengan brand Fore Coffee. Perusahaan ini telah berkembang pesat sejak berdiri dengan jaringan outlet yang tersebar luas.
Profil dan Jaringan Bisnis Fore Coffee
Fore Coffee mengoperasikan jaringan kedai kopi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia termasuk Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara. Bahkan perusahaan telah berekspansi ke pasar internasional dengan membuka cabang di Singapura.
Sejarah Perkembangan Fore Coffee
Outlet pertama Fore Coffee dibuka pada tahun 2018 di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Pada tahun yang sama, perusahaan meluncurkan aplikasi pemesanan online untuk meningkatkan loyalitas konsumen. Ekspansi ke luar Jakarta dimulai setahun kemudian dengan membuka cabang di Bandung, Medan, dan Surabaya, sehingga total outlet mencapai 18 toko.
Pada masa pengembangannya, Fore Coffee mendapatkan pendanaan dari perusahaan modal ventura termasuk East Venture. Pertumbuhan terus berlanjut di mana pada tahun 2020 jumlah outlet meningkat menjadi 66 toko meskipun menghadapi tantangan pandemi. Tahun 2021, perusahaan mulai menyajikan menu makanan ringan di outletnya.
Ekspansi dan Pencapaian Terkini
Hingga tahun 2024, FORE mengoperasikan 217 outlet di seluruh Indonesia. Outlet internasional pertama dibuka pada 2023 di Bugis Junction, Singapura. Pada September 2025, jumlah outlet telah bertambah menjadi 291 toko.
Struktur Kepemilikan Saham FORE
Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek per 30 September 2025, pengendali saham utama FORE adalah:
- Fore Holdings Pte Ltd: 7,03 miliar saham (78,91%)
- PT Otten Coffee: 213.722 saham (0,002%) sebagai afiliasi FORE
- Masyarakat: 1,88 miliar saham (21,08%)
Penerima manfaat akhir (ultimate beneficial owner) dari kepemilikan saham adalah Wilson Cuaca, yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Fore Kopi Indonesia Tbk.
Informasi IPO dan Harga Saham
Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 14 April 2025 melalui penawaran umum perdana (IPO) dengan melepas 1,88 miliar saham pada harga Rp188 per saham. Dari IPO ini, perusahaan mengumpulkan dana segar sebesar Rp353,44 miliar.
Pada perdagangan Rabu, 29 Oktober 2025, saham FORE ditutup pada harga Rp530 per saham, turun 1,85% dari pembukaan. Sejak pencatatan perdana, harga saham FORE telah tumbuh 29,27%.
Diversifikasi Bisnis Terbaru
FORE baru-baru ini meluncurkan Fore Donut, outlet khusus yang menjual berbagai produk donat. Outlet pertama Fore Donut dibuka di Supermal Karawaci, Tangerang. Perusahaan berencana membuka tiga outlet tambahan hingga akhir tahun sebagai pengenalan produk barunya.
Demikian informasi lengkap mengenai kepemilikan saham FORE dan perkembangan bisnis perusahaan terkini.
Artikel Terkait
Wall Street Melemah, Sektor Teknologi Tertekan oleh Kekhawatiran AI dan Data Pasar Tenaga Kerja
OJK Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal, Naikkan Batas Free Float Jadi 15%
IHSG Turun 0,53% ke 8.103,88, Mayoritas Sektor Terkoreksi
Rupiah Melemah ke Rp16.842 per Dolar Dihantam Sentimen Geopolitik Timur Tengah