Nvidia Guncang Pasar! Investasi Rp 16,5 Triliun di Nokia Bikin Saham Melonjak 21%, Ini Strategi Rahasia Mereka

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 09:20 WIB
Nvidia Guncang Pasar! Investasi Rp 16,5 Triliun di Nokia Bikin Saham Melonjak 21%, Ini Strategi Rahasia Mereka

Nvidia Investasi USD 1 Miliar di Nokia untuk Perkuat AI dan Data Center

Perusahaan teknologi raksasa Nvidia mengakuisisi 2,9% saham Nokia senilai USD 1 miliar (setara Rp 16,5 triliun) dalam langkah strategis memperkuat posisi di bidang kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur data center. Pengumuman ini langsung mendorong harga saham Nokia melonjak hampir 21%, mencapai level tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Kolaborasi Nvidia dan Nokia untuk AI dan Jaringan Masa Depan

Kedua perusahaan menyepakati kolaborasi pengembangan solusi AI dan membuka peluang pemanfaatan produk Nokia untuk infrastruktur Nvidia di masa depan. Kesepakatan strategis ini akan mempercepat inovasi dalam teknologi komunikasi generasi berikutnya.

Pasar Data Center dan Dominasi Nvidia

Berdasarkan estimasi McKinsey, belanja modal infrastruktur data center diproyeksikan melampaui USD 1,7 triliun pada 2030, didorong ekspansi AI yang masif. Nvidia saat ini mendominasi pasar dengan mendekati posisi monopoli dalam penyediaan chip data center, serta bermitra dengan raksasa teknologi seperti OpenAI dan Microsoft.

Dampak Kerja Sama Nvidia-Nokia terhadap Masa Depan

CEO Nvidia Jensen Huang menyatakan kolaborasi ini akan memungkinkan AS memiliki data center dengan teknologi 6G. Sementara CEO Nokia Justin Hotard memastikan kesiapan perusahaannya memberikan teknologi terbaik untuk mempercepat kemampuan komputasi Nvidia, dengan perkiraan dampak pendapatan mulai 2027.

Analis PP Foresight Paolo Pescatore menilai investasi ini sebagai dukungan kuat terhadap kemampuan Nokia, menekankan peran penting jaringan generasi berikutnya seperti 6G dalam menghadirkan pengalaman baru berbasis AI.

Kerja sama ini menempatkan Nvidia sebagai pemegang saham terbesar kedua di Nokia, menandai babak baru dalam persaingan global teknologi AI dan infrastruktur digital.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar