Acara tersebut dihadiri oleh 61 perwakilan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) di Jawa Tengah.
Fokus utama acara adalah kesadaran keuangan bagi pekerja migran.
BRI berkomitmen untuk mendukung pekerja dengan memfasilitasi akses ke produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) yang mudah melalui aplikasi BRImo.
Baca Juga: Nicoles Natural Bikin Heboh di UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR! Produk Kayunya Kini Bidik Pasar Global!
SEVP Treasury & Global Services BRI, Achmad Royadi, menjelaskan, “Melalui aplikasi BRImo, pekerja migran dapat memantau saldo DPLK secara real-time dan melakukan pendaftaran serta top-up dengan mudah.”
Selain itu, Senior Manager DPLK BRI, Bambang Eko Nur Prasetyo, memberikan penjelasan mengenai pentingnya dana pensiun, program pensiun yang tersedia, serta tips perencanaan keuangan di masa pensiun.
Antusiasme peserta terlihat dari keputusan beberapa P3MI untuk langsung mendaftarkan pekerja mereka ke DPLK BRI.
Harapannya, dengan meningkatnya literasi keuangan, pekerja migran dapat merencanakan masa depan keuangan yang lebih baik, tidak hanya selama bekerja di luar negeri tetapi juga saat memasuki masa pensiun.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: medianekita.com
Artikel Terkait
YULE Bagikan Dividen Rp15,8 Miliar, Cair 13 Mei 2026
Transaksi SPPA BEI Melonjak 461% Didorong Fitur Repo
Rupiah Melemah Tipis di Tengah Ketegangan AS-Iran dan Data Inflasi AS
MCOL Dirikan Anak Usaha Rp18,75 Miliar untuk Garap Bisnis Data dan TI