Perdana Menteri India Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto bertemu di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (7/7) dan menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis. India berkomitmen memasok obat-obatan berkualitas tinggi dengan harga terjangkau serta gandum untuk memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
“Melalui kesepakatan hari ini, obat-obatan India yang berkualitas tinggi dan terjangkau akan tersedia dengan lebih mudah bagi warga Indonesia,” kata Modi dalam konferensi pers usai pertemuan. Ia menambahkan bahwa India juga akan berkontribusi dalam pembangunan kapasitas dokter dan tenaga kesehatan Indonesia.
Selain obat-obatan, Modi menyebut India akan memasok gandum dan benih gandum yang dikembangkan di India. “Pasokan benih gandum yang dikembangkan di India akan semakin memperkuat ketahanan pangan Indonesia. Kita juga akan saling berbagi praktik terbaik dalam pertanian berkelanjutan dan agro-teknologi,” ujarnya.
Presiden Prabowo menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya India sebagai mitra ekonomi. Ia berkomitmen meningkatkan perdagangan bilateral secara signifikan melalui percepatan pembahasan Indonesia-India Preferential Trade Agreement dan peninjauan ASEAN-India Trade in Goods Agreement. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan perdagangan bilateral secara signifikan,” kata Prabowo.
Prabowo juga mengucapkan terima kasih atas dukungan India terhadap keanggotaan Indonesia di BRICS. “Kami juga tadi menyampaikan terima kasih atas dukungan India berhubung dengan keanggotaan tetap Indonesia dalam BRICS,” ujarnya.
Artikel Terkait
Prabowo Dukung Pendirian Kampus India di Indonesia untuk Kembangkan Teknologi dan Manajemen
Indonesia dan India Sepakat Perkuat Kerja Sama di Berbagai Bidang
Indonesia dan India Sepakat Kembangkan Pelabuhan Bersama, Perkuat Ekonomi Biru
Pemerintah dan MUI Bersatu Hadapi Ancaman Proxy War Digital Lewat Perpres 111/2025