Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,69 persen ke level 5.916 pada perdagangan Selasa (6/7/2026). Meski didominasi volume pembelian, penguatan tersebut masih tertahan oleh rata-rata pergerakan 20 hari (MA20). Analis memperkirakan indeks masih rawan koreksi dalam waktu dekat.
Dalam riset MNC Sekuritas, posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] dalam skenario hitam. Artinya, indeks berpotensi terkoreksi menguji level support 5.472 hingga 5.540. Namun, terdapat skenario merah yang lebih optimistis, di mana IHSG tengah membentuk awal wave [v] dari wave 3. Support saat ini berada di 5.486 dan 5.317, sementara resistance di 6.007 dan 6.286.
Sejumlah saham menjadi rekomendasi MNC Sekuritas dengan strategi beli saat pelemahan (buy on weakness) atau jual saat penguatan (sell on strength).
Rekomendasi Saham
BBRI ditutup menguat 2,95 persen ke Rp2.790 dengan volume pembelian yang dominan. Posisi saham bank pelat merah ini diperkirakan berada di awal wave [c] dari wave 4. Rekomendasi buy on weakness di rentang Rp2.720–2.760, target harga Rp2.900 dan Rp3.090, dengan stoploss di bawah Rp2.680.
MDKA menguat tipis 0,37 persen ke Rp2.710, meski muncul tekanan jual. Pergerakannya masih berada di antara MA20 dan MA200. Saham ini diprediksi berada pada wave [c] dari wave B. Buy on weakness direkomendasikan di Rp2.570–2.680, target Rp2.900 dan Rp3.030, stoploss di bawah Rp2.510.
TINS terkoreksi 0,29 persen ke Rp3.420 dengan tekanan jual yang menembus MA20. Posisinya saat ini berada pada wave (C) dari wave [B]. Buy on weakness di Rp3.330–3.410, target Rp3.650 dan Rp3.790, stoploss di bawah Rp3.220.
EMAS justru menjadi rekomendasi sell on strength setelah terkoreksi 2,53 persen ke Rp5.775. Pergerakannya diperkirakan berada di akhir wave (4) dari wave [A] dari wave {Y}, sehingga penguatan akan terbatas dan rawan koreksi ke area Rp4.960–5.200. Sell on strength di rentang Rp6.000–6.200.
XCEG bergerak flat di level 79 dengan volume kecil. Saham ini diprediksi berada di awal wave 1 dari wave (1). Buy on weakness di Rp77–78, target Rp82 dan Rp85, stoploss di bawah Rp76.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Menguat di Sesi I, Tembus Level 5.943
IHSG Dibuka Hijau, Rupiah Melemah ke Rp 17.996 per Dolar AS
IHSG Ditutup Menguat 0,68% ke 5.916,07, Rupiah Melemah ke Rp17.985 per Dolar AS
IHSG Ditutup Melemah, Rupiah Tertekan ke Rp 17.993 per Dolar AS