Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali bergerak terbatas pada perdagangan Selasa (30/6) setelah pada hari sebelumnya ditutup melemah 1,28 persen ke level 5.820,79. Analis menilai indeks saham masih rentan bergerak sideways dalam rentang 5.700–5.900 seiring minimnya katalis positif jangka pendek.
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat IHSG telah bergerak di bawah MA5 dan MA20, mengindikasikan tren jangka pendek yang masih lemah. Indikator MACD menunjukkan histogram positif yang terus menyempit, sementara Stochastic RSI bergerak turun dari area overbought. "Dengan minimnya katalis positif dalam jangka pendek serta tingginya kehati-hatian investor menjelang rilis data makro domestik, diperkirakan IHSG akan bergerak sideways dalam rentang 5.700–5.900 pada perdagangan Selasa (30/6)," tulis Phintraco Sekuritas.
Phintraco juga menyoroti sejumlah sentimen domestik yang menjadi perhatian pelaku pasar. Salah satunya adalah usulan tambahan anggaran belanja kementerian dan lembaga (K/L) sebesar Rp 984 triliun untuk tahun anggaran 2027. Usulan tersebut akan disampaikan Badan Anggaran DPR kepada Menteri Keuangan untuk dipertimbangkan dalam penyusunan RAPBN 2027. Jika disetujui, tambahan anggaran itu berpotensi meningkatkan belanja negara secara signifikan dan memperlebar defisit APBN.
Selain itu, pemerintah berencana membentuk Dewan Kawasan Industri Nasional (DKIN) sebagai forum koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat pengelolaan serta pengembangan kawasan industri. Menurut Phintraco, pembentukan DKIN berpotensi meningkatkan daya saing industri nasional jika diimplementasikan secara efektif. Namun, pembentukan lembaga baru juga dikhawatirkan bertentangan dengan upaya penyederhanaan birokrasi pemerintah, sehingga menjadi perhatian pasar.
Saham yang direkomendasikan Phintraco Sekuritas untuk dicermati pada perdagangan hari ini yakni DSSA, HMSP, MTEL, ADRO, dan SUPA.
Sementara itu, analis MNC Sekuritas memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan koreksi setelah pada perdagangan sebelumnya masih didominasi tekanan jual dan bergerak di bawah MA20. "Posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv]. Kami perkirakan IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784, adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 5.837–5.845," tulis MNC Sekuritas.
Saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk dicermati pada perdagangan hari ini yakni BRIS, IMPC, INDY, dan SUPA.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat, Dow Cetak Rekor Penutupan Tertinggi
Pajak Marketplace Mulai 1 Juli 2026, Pemerintah Targetkan Kepatuhan Pedagang Online
Filipina Pangkas Target Ekonomi di Tengah Tekanan Global dan El Nino
Indonesia Tawarkan Ekspor 10 Ribu Ton Beras ke Singapura, Jajaki Kerja Sama Pangan Lain