PT PP Presisi Tbk (PPRE) resmi mendapatkan restu pemegang saham untuk melepaskan seluruh kepemilikan sahamnya di PT Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA) dengan nilai transaksi mencapai Rp1,6 triliun. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen yang digelar pada Jumat, 26 Juni 2026.
Berdasarkan hasil rapat, seluruh saham PPRE di LMA sebanyak 331.500 lembar atau setara 51 persen akan dialihkan kepada PT Lancarjaya Investama Abadi (LIA). Saat ini, LIA tercatat telah menggenggam 41 persen saham LMA. Dengan demikian, setelah transaksi rampung, LIA yang tidak terafiliasi dengan PPRE akan menjadi pemegang saham tunggal LMA.
Manajemen PPRE menyatakan bahwa dana hasil divestasi akan digunakan untuk memperkuat kondisi keuangan perusahaan. Secara rinci, dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kewajiban kepada kreditur, menurunkan beban bunga, meningkatkan likuiditas, serta memperkuat modal kerja.
Langkah ini diyakini mampu memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan fleksibilitas keuangan perseroan di tengah upaya menjaga keberlanjutan operasional serta ekspansi bisnis ke depan.
Selain menyetujui transaksi divestasi, RUPSLB Independen juga memberikan persetujuan atas perubahan susunan direksi. Pemegang saham mengangkat Ramlan Nurdiansah sebagai Direktur Keuangan yang baru, menggantikan Mohammad Arif Iswahyudi.
Artikel Terkait
WBSA Akuisisi 99,99% Saham Sinar Jatimitra Senilai Rp17,1 Miliar
Bank Mandiri: Penempatan Dana SAL Perkuat Likuiditas dan Dorong Intermediasi Perbankan
IHSG Anjlok 4,55 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp486 Triliun
IHSG Anjlok 4,55 Persen, Energi Mega Persada Pimpin Daftar Top Losers Pekan Ini