PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp290 per saham kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Angka ini meningkat 3,5 persen dibandingkan tahun buku sebelumnya yang berada di level Rp280 per saham.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini. Dengan harga saham INDF yang ditutup pada level Rp6.725 per saham dalam perdagangan Jumat, 26 Juni 2026, imbal hasil dividen atau dividend yield yang ditawarkan mencapai 4,3 persen. Pembayaran dividen dijadwalkan akan ditransfer kepada pemegang saham pada 29 Juli 2026.
Rasio pembayaran dividen ditetapkan sebesar 24 persen dari laba bersih yang diraih perseroan sepanjang tahun buku 2025. Direktur Utama dan Chief Executive Officer (CEO) Indofood, Anthoni Salim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada perusahaan.
"Kami akan terus fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dengan tetap menjaga keseimbangan antara pangsa pasar dan tingkat profitabilitas, serta mempertahankan posisi neraca yang sehat," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Sepanjang tahun 2025, Indofood mencatatkan penjualan neto sebesar Rp123,5 triliun. Capaian ini tumbuh 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp115,8 triliun. Kenaikan pada sisi top line itu diikuti oleh lonjakan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, yang melesat 24 persen menjadi Rp10,68 triliun. Sementara itu, core profit yang mencerminkan kinerja operasional perusahaan juga naik 1 persen menjadi Rp11,4 triliun.
Dari sisi neraca, posisi keuangan Indofood hingga akhir 2025 terbilang solid. Kas dan setara kas perusahaan mencapai Rp47,8 triliun, meningkat 22,6 persen dibandingkan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp38,7 triliun. Total aset perseroan tercatat sebesar Rp217,9 triliun, dengan liabilitas Rp97,7 triliun dan ekuitas Rp120,2 triliun. Saldo laba perusahaan berada di angka Rp61,6 triliun, sementara ekuitas untuk kepentingan nonpengendali mencapai Rp47,1 triliun.
Artikel Terkait
Mitra Adiperkasa dan Mitra Aktif Adiperkasa Bagikan Dividen Rp280 Miliar
BI Kerahkan 46 Kantor Perwakilan untuk Perluas Program Pembinaan UMKM dan Pemberdayaan Pesantren
Kementerian ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Pasokan Listrik PLN
Rupiah Ditutup Menguat di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Pengetatan Anggaran MBG