PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) punya wajah baru di jajaran direksi. Fransetya Hasudungan Hutabarat resmi ditunjuk sebagai Direktur Keuangan perusahaan, menggantikan Yurizki Rio. Pengangkatan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan untuk Tahun Buku 2025, yang digelar di Jakarta pada Selasa lalu.
Menurut Direktur Utama PGEO, Ahmad Yani, langkah ini bukan sekadar pergantian biasa. "Penguatan struktur kepemimpinan di bidang keuangan ini selaras dengan fase transformasi perseroan," ujarnya.
Yani tampaknya punya alasan kuat untuk percaya. Fransetya bukanlah nama baru. Ia membawa segudang pengalaman, lebih dari seperempat abad bergelut di dunia keuangan korporat. Latar belakangnya pun beragam, melintasi sektor farmasi, properti, transportasi, dan tentu saja energi.
Sebelum bergabung dengan PGEO, pria ini memegang peran penting sebagai Director of Finance Sub-Holding Refining & Petrochemical di PT Kilang Pertamina Internasional. Di sana, catatannya cukup gemilang. Di bawah kontribusinya, perusahaan berhasil meraih investment grade rating dari lembaga pemeringkat ternama, S&P Global Ratings dan Fitch Ratings, pada 2024 dan 2025.
Tak hanya itu, Fransetya juga pernah duduk di kursi direktur keuangan beberapa perusahaan publik terkemuka. Pengalaman lintas industri inilah yang membuat manajemen PGEO optimis.
Berdasarkan track record tersebut, Ahmad Yani yakin Fransetya bisa menjaga kesinambungan visi yang sudah dirintis. Bahkan, diharapkan ia bisa mendorong kinerja bisnis PGEO ke level yang lebih baik di masa mendatang.
Di sisi lain, Yani juga tak lupa memberikan penghargaan. Ia mengapresiasi dedikasi Yurizki Rio, sang pendahulu, yang telah berkontribusi dalam mendorong kinerja keuangan perusahaan sesuai peta jalan transisi energi.
"Kami memandang bergabungnya Bapak Fransetya Hutabarat sebagai bagian dari Direksi perseroan merupakan momentum positif untuk mendorong peningkatan kinerja bisnis perseroan ke depan," tegas Yani.
Ia menambahkan, "Ke depan, PGEO akan terus mendorong ekspansi bisnis sekaligus memperkuat kinerja keuangan perseroan secara berkelanjutan."
Dengan perubahan ini, berikut susunan terbaru jajaran pimpinan PGEO. Di tubuh Komisaris, Gigih Udi Atmo tetap sebagai Komisaris Utama, didampingi Komisaris Independen Abdul Musawir Yahya dan Mohammad Firmansyah, serta Komisaris John Anis dan Abdulla Zayed.
Sementara di Direksi, Ahmad Yani tetap memimpin sebagai Direktur Utama. Fransetya Hasudungan Hutabarat mengisi pos Direktur Keuangan. Dua pilar lainnya adalah Edwil Suzandi sebagai Direktur Eksplorasi dan Pengembangan, serta Andi Joko Nugroho yang menangani Direktur Operasi.
Artikel Terkait
Petrosea Lepas Saham Kemilau Mulia Sakti Rp1,73 Triliun demi Fokus Bisnis Inti
Dharma Polimetal Bagikan Dividen Rp329,41 Miliar dari 50% Laba Bersih 2025
Wall Street Bangkit Didorong Optimisme AI dan Laporan Keuangan Kuat
Astra Otoparts Catat Kenaikan Laba Bersih 10,6% di Kuartal I-2026