Pemerintah Terapkan WFH Jumat dan Efisiensi Energi Mulai April 2026

- Minggu, 05 April 2026 | 05:50 WIB
Pemerintah Terapkan WFH Jumat dan Efisiensi Energi Mulai April 2026

Untuk sekolah dasar sampai menengah, aktivitas belajar tetap tatap muka lima hari penuh, ekstrakurikuler jalan terus.

Kelima, gerakan ini mengajak partisipasi kita semua. Hal sederhana seperti matikan lampu yang tak terpakai, atau beralih naik angkutan umum, sangat berarti. Intinya, produktivitas harus tetap dijaga meski pola kerja berubah.

Kebijakan WFH ini nantinya akan ditinjau ulang setiap dua bulan. Jadi, ada ruang evaluasi.

Dari kacamata anggaran, dampaknya cukup signifikan. Penerapan WFH untuk ASN diproyeksikan menghemat APBN hingga Rp 6,2 triliun. Belum lagi efisiensi anggaran kementerian/lembaga yang bisa mencapai Rp 121,2 hingga 130,2 triliun. Dana itu rencananya dialihkan untuk belanja yang lebih produktif, termasuk pemulihan pascabencana.

Di sektor energi, ada langkah tegas: program biodiesel B50 wajib diterapkan mulai 1 Juli 2026. Menurut perhitungan, ini bisa tekan pemakaian bahan bakar fosil sampai 4 juta kiloliter. Masyarakat juga diingatkan untuk bijak pakai BBM subsidi lepas sistem MyPertamina, dengan pengisian yang wajar.

Terakhir, program makanan bergizi (MBG) dioptimalkan dengan distribusi lima hari seminggu. Kecuali untuk daerah 3T, wilayah rawan stunting, dan sekolah berasrama di sana program tetap berjalan normal.

Melalui serangkaian strategi ini, pemerintah berharap tercipta budaya kerja yang adaptif dan kesadaran bersama untuk hidup lebih hemat.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar