Bahkan sektor yang biasanya dianggap defensif pun tak berkutik. Konsumer non-siklikal, keuangan, properti, teknologi, hingga kesehatan kompak melemah. Rasanya seperti tak ada tempat berlindung dari aksi ambil untung hari ini.
Meski mayoritas saham terkapar, beberapa emiten justru mampu melawan arus dan melesat tinggi. Puncak daftar penguat ditempati oleh saham PT Indo Premier Investment Management Tbk (XISB) yang melonjak 34,75 persen ke harga Rp190. Di belakangnya, ada PT Pakuan Tbk (UANG) yang naik 24,93 persen ke Rp4.310, dan PT MDTV Media Technologies Tbk (NETV) yang menguat 24,71 persen ke Rp106.
Sayangnya, jumlah saham yang terjun bebas jauh lebih banyak. PT Insight Investment Management Tbk (XILV) tercatat sebagai pelemah terbesar dengan penurunan 14,94 persen ke Rp131. Disusul oleh PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) yang merosot 14,57 persen ke Rp170, dan PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) yang anjlok 14,48 persen ke level Rp625.
Begitulah dinamika pasar di hari Rabu. Koreksi yang terjadi menunjukkan bahwa sentimen hati-hati masih mendominasi, meski di tengahnya tetap ada peluang bagi beberapa saham untuk bersinar.
Artikel Terkait
GoTo Pangkas Kerugian Bersih Drastis Jadi Rp1,2 Triliun di 2025
Fitch Ratings Tegaskan Peringkat BBB- untuk PGN, Outlook Stabil
PT Krakatau Steel Bidik Pendapatan Rp 27 Triliun pada 2026 dengan Strategi Transformasi
Petrindo Jaya Kreasi Akhiri Program Buyback Saham Lebih Cepat, Telah Serap 10 Juta Lembar