murianetwork.com: Simplifikasi transaksi dibutuhkan guna mendukung percepatan layanan di industri Pelabuhan. Pelindo Group lewat Pelindo Solusi Digital menghadirkan Parama, Portal Single Sistem pelabuhan sebagai langkah peningkatan layanan ke pelanggan dan stakeholder untuk berinteraksi dan bertransaksi di lingkungan Pelindo.
Hal ini disampaikan Ganda Pradita, Head of Business Development & Corporate Secretary PT ILCS, di Jakarta. Dirancang untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, Parama mewakili langkah maju dalam meningkatkan layanan transaksi digital serta menyediakan akses yang mudah bagi pelanggan dengan aksesibilitas lewat single web portal maupun mobile apps.
Baca Juga: Dukung Pendidikan, Pelindo Solusi Digital Bersama Pelindo Mengadakan TJSL YPAB
Dengan didukung sertifikasi ISO27001:2013 Parama memberikan jaminan keamanan terhadap setiap transaksi layanan yang dijalankan. Untuk mempermudah interaksi pengguna atas layanan pelabuhan Parama dilengkapi dengan fitur
1. E-Registrasi: memungkinkan pelanggan mendaftar atau memperbarui data secara online, menjadi master data pelanggan di pelabuhan.
2. E-Booking: memungkinkan pengguna jasa menjalankan transaksi pelabuhan khususnya layanan petikemas secara online.
3. E-Billing: memfasilitasi pengguna jasa atau pelanggan mencetak nota pelayanan pelabuhan dalam bentuk elektronik dokumen (e-faktur) melalui portal.
4. E-Info: memungkinkan pengguna jasa melacak layanan kepelabuhanan, pelacakan kapal, dan peti kemas secara online melalui portal atau mobile.
5. Dashboard: memberikan kemudahan untuk tracking process alur peti kemas, visual performance secara personalized, pengaduan pelanggan, dan klaim pelanggan per pelabuhan per terminal
6. E-Care: memungkinkan pengguna jasa menyampaikan tiket pengaduan dan memberikan informasi tentang pelayanan kepelabuhanan.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak