"Perlu diingat, setiap kali kami akan berekspansi, kami tidak asal pilih lokasi," tegas Melisa.
Menurutnya, perusahaan selalu melakukan kajian mendalam terlebih dulu. Kajian itu mencakup banyak hal, mulai dari ketersediaan bahan baku termasuk kondisi hidrologi sampai ke potensi pasar di daerah tujuan. Semuanya dianalisis dengan terukur.
Di sisi lain, situasi industri saat ini memang tidak mudah. Persaingan ketat dan daya beli masyarakat yang sedang diuji jadi tantangan nyata. Tapi justru di tengah kondisi seperti ini, tekad CLEO untuk mendongkrak kinerja malah makin kuat.
Dengan strategi ekspansi masif yang dijalankan, pihak manajemen optimistis bisa meraih pertumbuhan yang solid tahun ini.
"Kami yakin, ekspansi ini, ditambah peluncuran produk inovasi baru yang rutin dan sesuai kebutuhan pelanggan, akan mendorong penjualan kami," kata Melisa menutup penjelasannya.
Artikel Terkait
OJK Jatuhkan Denda Miliaran Rupiah ke Emiten, Direksi, Auditor, dan Penjamin Emisi
RMK Energy Kembali Lakukan Buyback Saham Senilai Rp 9,86 Miliar
RALS Alihkan 203,5 Juta Saham Treasuri ke Perusahaan Induk pada 2026
BNBR Dapat Lampu Hijau Rights Issue untuk Biayai Akuisisi Tol CCT