Pasar China bergerak positif, meski tak se-spektakuler tetangganya. Shanghai Composite naik 0,32 persen, sementara Hang Seng Hong Kong menguat 0,28 persen. Namun, tidak semua hijau. STI Singapura justru terlihat lesu, terkoreksi tipis 0,29 persen.
Lantas, apa yang memicu perubahan sentimen ini? Menurut sejumlah analis yang dilansir Reuters, ada angin segar dari perusahaan AI Anthropic. Sinyal rencana kemitraan yang mereka berikan menimbulkan harapan baru. Teknologi chatbot seperti Claude diprediksi akan berintegrasi dengan model bisnis yang sudah jalan, bukan malah menggantikannya secara radikal. Persepsi ini yang rupanya dibeli pasar.
Selain itu, mata investor tertuju pada Nvidia. Laporan kinerja perusahaan raksasa chip ini dinanti-nantikan sebagai barometer paling jelas untuk mengukur seberapa besar sebenarnya permintaan dunia terhadap teknologi AI.
Kembali ke Wall Street, indeks saham AS ditutup menguat pada sesi Selasa. Pemulihan saham teknologi jadi penopang utama. Investor tampaknya mencerna dua hal: pengumuman alat AI baru dari Anthropic tadi, plus perubahan sikap Presiden Donald Trump terkait kebijakan tarif perdagangan. Keduanya memberi warna berbeda pada pasar.
Mayoritas sektor di S&P 500 ikut menguat. Sektor Konsumen Diskresioner, Industri, Teknologi, dan Utilitas masing-masing naik lebih dari satu persen. Tapi, tidak semua sektor beruntung. Energi dan Kesehatan justru terlihat terkoreksi, menandakan bahwa aliran dana sedang berpindah-pindah mencari tempat yang paling nyaman.
Jadi, Rabu itu adalah hari yang cukup baik untuk bursa Asia. Setelah beberapa pekan dihantui kegelisahan, pasar sejenak menarik napas lega. Tapi seperti biasa, ini baru satu babak. Masih banyak laporan dan data yang harus ditunggu sebelum kita bisa bilang semuanya benar-benar aman.
Artikel Terkait
Petrosea Akuisisi Mayoritas Saham Perusahaan Jasa Pelabuhan Vista Maritim Asia
Samindo Resources Pacu Target Overburden Removal ke 34,5 Juta BCM pada 2026
InJourney Airports Borong 32 Penghargaan Kepuasan Penumpang ACI 2025
RLCO Bentuk Anak Usaha Baru untuk Garap Bisnis Protein Laut