City Bungkam Palace dengan Tiga Gol di Selhurst Park
Manchester City meraih tiga poin penting dalam perjalanan mereka di Liga Inggris. Bertandang ke markas Crystal Palace, Minggu malam lalu, tim besutan Pep Guardiola itu tampil dominan dan pulang dengan kemenangan meyakinkan 3-0.
Di bawah sorotan lampu Selhurst Park yang khas, City langsung mengambil inisiatif. Mereka menguasai bola dan mencoba membangun serangan dari awal. Namun, situasi berbahaya justru datang dari tuan rumah. Baru 16 menit berjalan, Yeremy Pino nyaris membuat kerumunan suporter rumah bersorak. Ia lolos dari jebakan offside, menghadapi Donnarumma satu lawan satu, tapi tembakannya malah membentur tiang! Suara dentuman kayu itu seolah membangunkan para pemain City.
Mereka pun mulai menancap gas. Sekitar seperempat jam kemudian, Phil Foden mendapat kesempatan dari sebuah tendangan bebas. Ia melengkungkan bola dengan indah, memaksa Dean Henderson melakukan penyelamatan spektakuler. Pertahanan Palace tampak kesulitan menahan gempuran.
Tekanan itu akhirnya berbuah di menit ke-41. Dari sisi kanan, Matheus Nunes mengirim umpan silang yang sempurna ke jantung pertahanan. Di sana, Erling Haaland sudah menunggu. Sang striker tanpa ampun menyundul bola dengan tenang, mengubahnya menjadi gol pembuka. Guardiola di pinggir lapangan pun bisa sedikit lega.
Memasuki babak kedua, Palace berusaha bangkit. Tapi City terlalu solid. Mereka mengendalikan ritme permainan dengan cerdik, menunggu momen untuk melancarkan pukulan berikutnya.
Dan pukulan itu datang di menit ke-69. Phil Foden, yang sepanjang laga terlihat aktif, mendapat bola di tepi kotak penalti. Ia menggeser bola sekali, lalu melepaskan tembakan rendah yang melesat ke sudut kiri gawang Henderson. Gol cantik yang sekaligus mematahkan semangat Palace.
Jelang laga berakhir, City menyempurnakan kemenangan mereka. Savinho, yang baru masuk, diterjang kiper lawan di area terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Haaland yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menceploskan bola ke jala. Skor 3-0 pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini tentu sangat berarti bagi Guardiola. Selain poin penuh, performa anak asuhnya terlihat kompak dan efektif. Sementara bagi Palace, malam itu mereka benar-benar kewalahan menghadapi mesin gol sang juara bertahan.
Artikel Terkait
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam
Bruno Moreira Diuji di Empat Laga Sisa: Kapten Persebaya Harus Buktikan Diri di Tengah Standar Tinggi Bernardo Tavares