Jumat, 13 Februari 2026, sepertinya bakal jadi hari yang berat lagi untuk pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren merah setelah penutupan kemarin yang kurang menggembirakan.
Kita lihat dulu catatan perdagangan Kamis. IHSG ditutup anjlok 0,31 persen ke level 8.265,35. Tekanan jual dari investor asing cukup signifikan, tercatat net sell mereka mencapai Rp2,03 triliun. Beberapa saham jadi sasaran empuk, antara lain BBCA, BUMI, DEWA, ANTM, dan BREN.
Menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, koreksi itu kemungkinan besar belum berakhir. "IHSG berpotensi melanjutkan koreksi hari ini," ujarnya.
Dia memproyeksikan level support untuk indeks ada di kisaran 8.130 sampai 8.200. Di sisi lain, resistance bakal menghadang di area 8.330-8.430. Jadi, ruang geraknya masih terbatas, sih.
Nah, meski prospek indeks tampak suram, Fanny punya beberapa rekomendasi saham buat perdagangan hari ini. Enam saham pilihannya adalah UNTR, ASII, PGAS, UNVR, KIJA, dan MYOR. Strateginya beragam, ada yang 'Buy on Weakness' dan ada juga 'Spec Buy'.
Untuk UNTR, beli di area Rp28.000-Rp28.450. Cutloss di bawah Rp27.900, target dekatnya Rp29.100-Rp29.600.
Artikel Terkait
Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi, Didorong Ketegangan Timur Tengah
Harga Emas Antam Turun Rp10.000 per Gram, Buyback Anjlok Lebih Dalam
IHSG Dibuka Menguat ke 7.122,99, Sektor Konsumer dan Keuangan Dorong Pasar
Fed Pilih Tunggu dan Lihat Dampak Perang Iran Terhadap Inflasi