IHSG Menguat 0,44% di Awal Pekan, Didorong Sektor Bahan Baku dan Energi

- Senin, 09 Februari 2026 | 09:30 WIB
IHSG Menguat 0,44% di Awal Pekan, Didorong Sektor Bahan Baku dan Energi

MURIANETWORK.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (9 Februari 2026) dengan sentimen positif, terkerek naik 0,44 persen ke posisi 7.970,127. Penguatan ini terjadi dengan volume perdagangan awal yang cukup aktif, mencapai 376 juta saham senilai Rp280 miliar, mencerminkan optimisme terbatas di kalangan investor di awal pekan.

Sentimen Sektoral yang Mayoritas Hijau

Analisis pergerakan berdasarkan sektor menunjukkan dominasi warna hijau di papan perdagangan. Sektor bahan baku dan energi menjadi penyokong utama dengan kenaikan masing-masing sebesar 1,33 persen dan 1,07 persen. Diikuti oleh sektor industri dan kesehatan yang juga menunjukkan performa solid dengan penguatan di atas 0,5 persen. Hanya dua sektor yang tercatat melemah tipis, yakni sektor siklikal dan infrastruktur, yang masing-masing turun 0,11 persen dan 0,09 persen.

Secara keseluruhan, 268 saham tercatat menguat, sementara 109 saham mengalami pelemahan. Sebanyak 581 emiten lainnya bergerak relatif datar atau stagnan pada pembukaan pagi ini. Kapitalisasi pasar secara keseluruhan bertengger di angka Rp14,39 triliun.

Pergerakan Saham-Saham Unggulan

Pada sesi awal ini, perhatian banyak tertuju pada saham-saham dengan volatilitas tinggi. Di papan gainer, KDB Tifa Finance (TIFA) memimpin dengan lonjakan fantastis sebesar 24,62 persen. Posisi berikutnya diisi oleh Roda Vivatex (RDTX) dan Lion Metal Works (LION) yang masing-masing menguat 11,31 persen dan 10,74 persen.

Sebaliknya, di daftar loser, tekanan jual cukup signifikan dialami oleh beberapa emiten. Arkora Hydro (ARKO) mengalami koreksi terdalam sebesar 14,69 persen, disusul oleh Multi Makmur Lemindo (PIPA) yang melemah 14,50 persen, dan Repower Asia Indonesia (REAL) yang turun 14,29 persen.

Pergerakan pasar pagi ini memberikan gambaran awal dinamika pekan ini, di mana sentimen positif masih mampu mendorong IHSG, meski diwarnai aksi profit taking pada beberapa saham tertentu. Pantauan terhadap likuiditas dan sentimen sektoral akan terus menjadi kunci untuk membaca arah pasar lebih lanjut.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar