Analis Proyeksikan IHSG Lanjutkan Koreksi, Pantau Level Support 7.712

- Senin, 09 Februari 2026 | 08:50 WIB
Analis Proyeksikan IHSG Lanjutkan Koreksi, Pantau Level Support 7.712

Di awal pekan ini, pasar saham Indonesia diprediksi masih akan bergerak dalam tekanan. Analis dari MNC Sekuritas dalam riset hariannya memproyeksikan IHSG melanjutkan koreksi pada perdagangan Senin (8/2/2026). Dasarnya, target koreksi yang sebelumnya mereka perkirakan ternyata sudah tercapai.

Namun begitu, bukan berarti harapan untuk pulih itu sirna. Tim riset itu menilai peluang penguatan masih terbuka, asalkan indeks mampu bertahan di atas area support yang dianggap krusial. Kalau batas itu tak tertembus, IHSG berpotensi untuk balik menguat.

Dalam riset bertajuk MNCS Daily Scope, mereka menuliskan analisis yang lebih rinci.

"Cermati area koreksi selanjutnya yang berada di 7.712-7.785."
"Selama masih mampu berada di atas 7.712 sebagai supportnya maka IHSG berpeluang menguat ke rentang 8.284-8.440,"

Jadi, untuk level support, pantau area 7.712 dan 7.547. Sementara itu, resistance terdekat ada di kisaran 8.214 dan 8.354. Lalu, saham apa saja yang bisa jadi perhatian? MNC Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi, dengan strategi "beli saat melemah" atau buy on weakness.

Pertama, AMRT. Saham ini sempat menguat 2,26% ke level 1.810, dengan volume pembelian yang masih mendominasi meski mulai mengecil. Analis memperkirakan posisinya sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [i]. Rekomendasinya: beli di kisaran 1.755-1.800, dengan target harga 1.935 dan 1.995. Stoploss-nya di bawah 1.705.

Berikutnya AUTO, yang terkoreksi 0,75% ke 2.630 disertai tekanan jual. Posisinya diperkirakan sedang membentuk awal wave [b] dari wave B. Beli di range 2.440-2.580, target 2.700 dan 2.790. Stoploss di bawah 2.430.

INDF juga masuk dalam radar. Saham ini terkoreksi lebih dalam, 2,14% ke 6.850, dan masih didominasi tekanan jual. Posisinya diperkirakan sedang pada bagian dari wave [b] dari wave B. Rekomendasi beli di 6.600-6.850, target 7.150 dan 7.450. Stoploss di bawah 6.525.

Terakhir, NCKL. Meski terkoreksi 0,76% ke 1.300, saham ini justru disertai volume pembelian. Pada label hitam, posisinya diperkirakan sedang pada bagian dari wave B dari wave (B). Beli di 1.275-1.295, target 1.385 dan 1.430. Stoploss di bawah 1.255.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar