Di tengah upaya sosialisasi yang gencar, ternyata masih banyak yang salah paham soal logo halal. Haikal Hassan, sang Kepala BPJPH, mengakuinya. Menurut dia, persepsi keliru di masyarakat justru jadi hambatan besar.
"Sertifikat halal dalam pernyataan halal pelaku usaha, kami sekarang tengah mengupayakan sosialisasi yang baik," ucap Haikal.
Dia berbicara dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin lalu. Haikal menambahkan, hambatan sosialisasi ini luar biasa, terutama saat berusaha menjelaskan ke ranah yang lebih luas. "Karena nggak memahami," katanya.
Intinya sederhana, tapi kerap membingungkan: logo halal ya untuk produk halal. Sementara produk non-halal punya logonya sendiri. Namun begitu, informasi simpel ini rupanya masih jadi sumber kebingungan.
"Kenapa saya katakan nggak memahami?" lanjut Haikal, dengan nada sedikit frustrasi.
"Karena dikatakan, biasa pak yang tidak suka dengan kegiatan pemerintah, menyatakan ilegal itu digembar-gemborkan. Padahal berulang kali saya katakan, logo halal untuk produk yang halal dan logo non halal untuk produk yang non halal."
Jelas, bukan? Tapi nyatanya, pesan itu belum sepenuhnya sampai. Upaya klarifikasi dan edukasi tampaknya masih harus terus digenjot.
Artikel Terkait
Gudang Pestisida di Tangsel Ludes Terbakar, 15-20 Ton Material Berbahaya Hangus
Wanita yang Hilang di Kalideres Ditemukan Selamat, Pria Berinisial RAM Ditahan
Harley-Davidson Pamerkan CVO Street Glide Blue Streak di IIMS 2026, Siap Sambut Model Terbaru
MA Kecewa, Dua Pimpinan PN Depok Ditangkap KPK Terkait Suap Sengketa Lahan