Trump Pilih Kevin Warsh untuk Pimpin The Fed, Tanggapan Para Ekonom Beragam
Presiden Donald Trump akhirnya mengajukan nama. Setelah berbulan-bulan mengkritik keras Jerome Powell, Trump mencalonkan Kevin Warsh mantan eksekutif perbankan dan gubernur Fed untuk menggantikan Powell sebagai Ketua Federal Reserve.
Proses konfirmasi di Senat kini menanti Warsh. Jika lolos, dia akan mulai bertugas Mei mendatang, bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Powell.
Pengumuman ini langsung memantik reaksi. Dari pujian hingga kritik pedas, tanggapan dari sejumlah nama besar di dunia ekonomi dan bisnis pun berdatangan.
Mohamed El-Erian, profesor di Wharton dan mantan pimpinan PIMCO, termasuk yang pertama memberi selamat. Lewat media sosial X, dia memuji Warsh.
El-Erian menilai Warsh punya kombinasi bagus: keahlian mendalam, pengalaman lapangan, dan kemampuan komunikasi yang tajam. Sebelumnya, dia sempat menyoroti penyelidikan terhadap Powell yang dinilai bisa merusak kredibilitas Fed yang sudah rapuh.
Di sisi lain, Jason Furman, ekonom Harvard dan mantan penasihat Obama, punya pandangan positif. Menurutnya, Warsh jauh melampaui standar yang dibutuhkan, baik secara substansi maupun independensi.
Tapi tidak semua semanis itu. Joseph Brusuelas, kepala ekonom di RSM US LLP, mengakui Warsh memang memenuhi syarat. Namun dia menekankan, calon ketua Fed ini harus diuji ketat soal independensi bank sentral dan rencana reformasinya.
Artikel Terkait
K di Label Harga vs Redenominasi: Mana yang Benar-Benar Memudahkan?
Surat Pengunduran Diri Pimpinan OJK Telah Sampai ke Istana
Rapat Tertutup Malam Sabtu: Menteri dan OJK Bahas Calon Pimpinan Baru BEI
Gelombang Modal Asing Meninggalkan Pasar RI, BI Waspadai Gejolak