PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA) 32,10 persen
PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) 24,89 persen
PT Tunas Alfin Tbk (TALF) 24,51 persen
PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) 24,19 persen
PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) 23,93 persen
PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) 23,08 persen
Selain ERTX dan ESTI, ternyata masih ada nama-nama lain dari sektor tekstil yang merasakan imbas positif. Saham ZATA yang sudah masuk daftar di atas, diikuti oleh Inocycle Technology Group (INOV) dan Samcro Hyosung Adilestari (ACRO). INOV menguat 17,65 persen ke Rp160, sementara ACRO naik 17,11 persen ke Rp89.
Di sisi lain, ada juga yang harus merasakan koreksi. Sepuluh saham dalam daftar top loser hari ini adalah INDO, KIOS, LMPI, VKTR, RMKE, CARE, ESTA, AIMS, PBSA, dan FPNI. Penurunannya bervariasi, mulai dari 13,93 persen hingga 14,97 persen.
Begitulah dinamika perdagangan saham di akhir Januari 2026. Sektor tekstil jadi penyelamat suasana, mengembalikan sedikit senyum ke wajah para investor.
(Nadya Kurnia)
Artikel Terkait
BRI Salurkan Kredit Rp4 Triliun ke Dua Anak Usaha Golden Energy Mines
GEMA Gelar Buyback Saham Senilai Rp2 Miliar hingga 2026
Anggaran Program Makan Bergizi Gratis 2026 Belum Dipangkas Pemerintah
IHSG Anjlok 1,61%, Sentimen Jual Dominasi Pasar