Nah, untuk mewujudkan semua itu, koordinasi intens dengan berbagai pemangku kepentingan terus digencarkan. Tujuannya, menyempurnakan aturan dan implementasi kebijakan yang ada agar reformasi bisa berjalan menyeluruh.
Prabowo Tahu Pasar Saham RI Terjun Bebas
Lalu, bagaimana respons pemerintah melihat gejolak pasar dua hari terakhir? Mahendra meyakini Presiden Prabowo Subianto menyadari betul situasi yang terjadi.
"Asumsi saya ya tahu dong, ini kan penting dan ini kan juga diperhatikan tentunya mempengaruhi cukup banyak hal," katanya dengan nada yakin.
Gejolak itu sendiri memang cukup serius. IHSG sempat terjun bebas hingga 8 persen, menyentuh level 7.654,66 pada Rabu (28/1) dan Kamis (29/1). Kejadian ini sampai memicu trading halt atau pembekuan sementara perdagangan oleh BEI.
Pemicu utamanya adalah keputusan MSCI yang memberlakukan perlakuan sementara untuk pasar saham Indonesia. Mereka membekukan sejumlah perubahan dalam proses rebalancing indeks. Kebijakan itu antara lain membekukan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), menghentikan penambahan saham baru ke dalam indeks MSCI IMI, serta membekukan perpindahan saham antar segmen, misalnya dari Small Cap ke Standard.
Artikel Terkait
IHSG Tergelincir 10%, BEI Terpaksa Hentikan Perdagangan untuk Kedua Kalinya
Emas Tembus Rp3 Juta, Warga Berbondong Pilih Batangan Ketimbang Perhiasan
Emas, Pilar Ketahanan Finansial Keluarga di Tengah Gejolak Ekonomi
Emas Tembus Rp3 Juta, Pedagang Pasar Cikini Ungkap Rahasia Investasi yang Tak Lekang Zaman