Emas Tembus USD 5.400, Ketegangan Global Picu Reli Gila-Gilaan

- Kamis, 29 Januari 2026 | 08:00 WIB
Emas Tembus USD 5.400, Ketegangan Global Picu Reli Gila-Gilaan

Emas dunia benar-benar tak terbendung. Untuk kesekian kalinya dalam beberapa hari terakhir, logam mulia itu mencetak rekor baru, bahkan menembus level psikologis USD 5.400 per troy ons pada Rabu (28/1/2026). Sentimen pasar yang gamang, ditambah ketegangan geopolitik yang makin panas, membuat investor berduyun-duyun mencari aset yang dianggap aman.

Secara teknis, reli ini terlihat sangat kuat. Harga emas spot (XAU/USD) melesat 4,57 persen ke posisi USD 5.417,98. Angka itu hanya sedikit turun dari puncak sesi yang sempat menyentuh USD 5.418,96. Ingat, sehari sebelumnya pun emas sudah naik sekitar USD 200 sebuah lonjakan yang luar biasa.

Lalu, apa yang mendorong kenaikan gila-gilaan ini?

“Kenaikan ini didorong oleh pembelian berkelanjutan bank sentral, momentum kuat dari dana pengikut tren, serta permintaan flight to quality yang solid,” jelas Tony Sycamore, analis pasar dari IG.

Dia menambahkan, “Meski sifat reli yang parabolik mengindikasikan koreksi tidak jauh lagi, fundamental yang mendasari diperkirakan tetap suportif sepanjang 2026. Jadi, setiap pelemahan dipandang sebagai peluang beli yang menarik.”

Di sisi lain, situasi politik global juga memberi tekanan. Presiden AS Donald Trump kembali mengeluarkan pernyataan keras terhadap Iran di hari yang sama. Dia mendesak Teheran untuk segera berunding soal program nuklirnya, atau bersiap menghadapi serangan AS yang “jauh lebih buruk”. Iran tak tinggal diam, mereka langsung membalas dengan ancaman terhadap AS, Israel, dan sekutu-sekutunya. Ketidakpastian seperti inilah yang selalu menjadi pupuk bagi harga emas.


Halaman:

Komentar