“Sekarang kita bisa swasembada, petani bahagia, harga HPP baik, stoknya banyak. Arah kita jelas, semua komoditas pertanian harus berdaulat. Ini adalah pengendali inflasi terbaik, karena nanti harga pakan turun, DOC turun. Kita bergerak dari hulu, lalu hilirnya menyentuh seluruh peternak di Indonesia. Kalau peternak sejahtera, negara akan kuat,”
tegasnya.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang hadir dalam kesempatan sama, menyambut baik proyek ini. Ia melihatnya sebagai peluang emas.
“Sulawesi Selatan siap menjadi lumbung dan pusat pengembangan peternakan nasional. Proyek hilirisasi ini akan memperkuat ekosistem peternakan, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,”
tutur Andi Sudirman.
Baginya, proyek ini akan memperkokoh posisi Sulsel sebagai penggerak ekonomi pedesaan sekaligus pusat peternakan nasional yang baru.
Artikel Terkait
Paket Ekonomi Andalan Pemerintah Dipastikan Berlanjut hingga 2026
Trump Tawar Uang ke Warga Greenland, Respons Pemerintahnya Singkat: Cukup!
KKP Buka Keran Ekspor Tuna dan Cakalang ke Jepang Bebas Bea
Trump Gelontorkan Rp1,67 Triliun ke Obligasi, Sentuh Netflix-Warner Jelang Merger