Chandra Asri Pacific (TPIA) baru saja dapat kabar baik. Perusahaan ini berhasil meraih peringkat A- untuk penilaian ketahanan air dari Carbon Disclosure Project (CDP) di tahun 2025. Ini jelas sebuah lompatan.
Pencapaian itu nggak datang tiba-tiba. Di baliknya ada upaya serius untuk mitigasi risiko air dan menekan pemakaian air tawar di operasional mereka. Yang menarik, di penilaian yang sama, TPIA berhasil mempertahankan peringkat B untuk isu perubahan iklim. Skor ini menunjukkan bahwa mereka dinilai cukup tangguh dalam mengelola risiko iklim, sekaligus jeli melihat peluang di tengah transisi ekonomi rendah karbon yang sedang berlangsung.
Menanggapi hal ini, Andang Pungkase, Head of ESG & Sustainability TPIA, menyampaikan apresiasinya.
"Peningkatan peringkat untuk air dan konsistensi skor iklim ini bukan cuma angka. Ini cerminan nyata komitmen kami untuk memperkuat sistem pengelolaan risiko dan mendorong operasional yang benar-benar berkelanjutan," ujarnya dalam pernyataan resmi, Kamis lalu.
Menurut Andang, ke depan, integrasi pengelolaan risiko lingkungan ke dalam proses bisnis akan terus dilakukan. Mereka juga berencana memperkuat implementasi ESG. Caranya? Dengan mengelola sumber daya lebih efisien, meningkatkan ketahanan terhadap guncangan iklim, dan tentu saja, transparansi yang lebih baik. Tujuannya satu: agar sejalan dengan standar global dan mendukung bisnis yang tumbuh berkelanjutan.
Nah, soal CDP sendiri, lembaga ini sudah diakui sebagai standar global. Mereka mengukur seberapa transparan dan baik tata kelola perusahaan dalam menangani isu lingkungan, terutama perubahan iklim dan ketersediaan air.
Di sisi lain, skor dari CDP ini sekarang jadi patokan penting bagi investor. Perusahaan dengan peringkat bagus biasanya menunjukkan kinerja jangka panjang yang lebih solid. Alhasil, kepercayaan pasar pun ikut menguat.
Jadi, peningkatan skor CDP oleh Chandra Asri ini lebih dari sekadar prestasi simbolis. Ini menandai upaya mereka yang terus-menerus untuk menyelaraskan aspek ESG dengan strategi bisnis inti. Pada akhirnya, semua itu ditujukan untuk memperkuat operasional dan menciptakan nilai jangka panjang bagi semua pihak yang berkepentingan.
Artikel Terkait
Indospring Ekspansi Ekspor ke Pasar Timur Tengah
PT Adhi Kartiko Pratama Ambil Pinjaman Rp100 Miliar dari Bank UOB
Analis Prediksi IHSG Lanjutkan Koreksi, Waspadai Level Support 7.712
PT Surya Permata Andalan Resmi Berganti Nama Jadi Olympus Strategic Indonesia