Analis MNC Sekuritas Soroti Empat Saham Andalan Usai IHSG Sentuh Level 9.032

- Kamis, 15 Januari 2026 | 08:00 WIB
Analis MNC Sekuritas Soroti Empat Saham Andalan Usai IHSG Sentuh Level 9.032

Jakarta - IHSG menutup perdagangan Rabu kemarin dengan catatan hijau. Indeks berhasil naik 0,94 poin, menguat ke level 9.032. Yang menarik, penguatan ini diiringi dengan volume beli yang cukup signifikan.

Nah, bagaimana prospek hari ini? Analis dari MNC Sekuritas dalam laporannya, MNCS Daily Scope Wave, melihat peluang penguatan masih terbuka lebar untuk Kamis (15/1/2026). Mereka punya pandangan teknis yang cukup optimis.

“Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (v) dari wave [iii], sehingga IHSG masih berpeluang menguat menguji 9.077-9.100,”

begitu bunyi laporan tersebut.

Kalau bicara level kunci, support terdekat ada di area 8.908 dan 8.852. Di sisi lain, resistance yang perlu ditembus berada di kisaran 9.077 dan 9.012. Lalu, saham apa saja yang jadi andalan? Riset MNC Sekuritas merekomendasikan empat emiten dengan strategi ‘Buy on Weakness’.

Pertama, ada BREN. Sahamnya melesat 4,89% ke Rp 9.650 meski ada tekanan jual. Pergerakannya masih bertahan di atas MA20. Analis memperkirakan BREN sedang berada di bagian dari wave [c] dari wave B. Rekomendasi beli di rentang 9.250-9.550 dengan target 9.900 dan 10.050. Stoploss-nya di bawah 9.175.

Kemudian BRIS. Emiten ini melonjak 6,64% ke harga 2.250, didorong volume beli yang solid hingga tembus MA20. Posisinya diduga sedang di awal wave 1 dari wave (3). Beli di area 2.190-2.230, target 2.330 dan 2.390. Stoploss di bawah 2.160.

Berbeda dengan dua saham sebelumnya, PGEO justru terkoreksi 0,79% ke 1.260. Tekanan jual mendorongnya kembali di bawah MA200. Menurut analisis, PGEO kemungkinan sedang di awal wave 2 dari wave (3). Rekomendasi beli pada kisaran 1.160-1.240. Target harga 1.325 dan 1.375, dengan stoploss di bawah 1.145.

Terakhir, WIIM. Sahamnya naik 3,96% ke 1.705, juga didukung volume beli dan bertahan di atas MA20. Posisi teknisnya diperkirakan berada di awal wave (iii) dari wave [v]. Beli pada level 1.670-1.725. Targetnya lebih tinggi, di 1.840 dan 1.905. Stoploss dipasang di bawah 1.660.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar