Jakarta, Rabu lalu PT Krakatau Steel (KRAS) dan PT Tata Metal Lestari resmi mengikat kerja sama pasokan baja jangka panjang. Dalam perjanjian yang ditandatangani pada 7 Januari 2026 itu, KRAS berkomitmen memasok sekitar 10.000 ton baja setiap bulannya. Kontrak ini berlaku untuk satu tahun ke depan.
Penandatanganan Long Term Supply Agreement (LTSA) dilakukan oleh Hernowo, selaku Direktur Komersial Krakatau Steel, dan Stephanus Bagus Pambudi Koeswandi, President Director Tata Metal Lestari. Acara berlangsung di Jakarta.
Menurut Direktur Utama Krakatau Steel, Akbar Djohan, kerja sama ini jauh lebih dari sekadar urusan jual-beli biasa. Ia melihatnya sebagai bukti nyata kekuatan operasional perusahaan.
"Bagi Krakatau Steel, LTSA ini tidak hanya berbicara soal volume penjualan, tetapi tentang membangun struktur industri yang lebih sehat. Ketika produsen hulu dan hilir nasional saling memperkuat, maka ketahanan industri dalam negeri akan semakin solid,”
ujar Akbar dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (12/1/2026).
Artikel Terkait
VKTR Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi dengan Truk Listrik
Danantara Godok Skema Holding Maskapai Garuda, Citilink, dan Pelita Air
Sari Roti Rencanakan Diversifikasi ke Bisnis Pakan Ternak dari Limbah Produksi
IHSG Menguat Tipis ke 8.235,49 Didorong Aksi Beli di Saham-Saham Emiten Tertentu