Anggaran yang tak main-main, sekitar Rp44,37 miliar, digelontorkan PT Merdeka Battery Materials Tbk untuk kegiatan eksplorasi nikel di Konawe sepanjang kuartal terakhir 2025. Rinciannya, dana sebesar USD 2,65 juta itu dialokasikan khusus untuk menggali lebih dalam potensi tambang di Sulawesi Tenggara.
Menurut keterbukaan informasi yang dirilis Selasa lalu, pekerjaan lapangan ini ditangani langsung oleh anak usahanya, PT Sulawesi Cahaya Mineral atau SCM. Mereka tak cuma bor biasa. Metodenya cukup komprehensif, mulai dari diamond drilling, pemetaan geologi detail, pengambilan sampel, sampai survei geofisika memakai ground penetration radar.
Lokasi pengeboran sengaja dipusatkan di area yang berdekatan dengan lubang tambang yang sudah ada. Logikanya sederhana: strategi ini selaras dengan rencana jangka panjang perusahaan. Di satu sisi, basis data sumber daya bisa diperkuat. Di sisi lain, kelangsungan produksi di masa depan jadi lebih terjamin.
Artikel Terkait
EMAS Kirim Perdana Dore Emas ke Antam, Sinyal Kesiapan Produksi Komersial
Angka Kecelakaan Kerja Indonesia Capai 300.000 Kasus pada 2024
Pembangunan Pabrik Baru SCNP di Bogor Capai 70 Persen
IHSG Anjlok 1,44%, Saham MSKY dan JAYA Melonjak di Atas 34%