Pasar saham Indonesia memulai hari ini dengan catatan hijau. IHSG menguat tipis di pembukaan perdagangan Kamis (8/1), naik 4,688 poin atau setara 0,05 persen, sehingga berada di posisi 8.949.
Pergerakannya memang tak dramatis, tapi aktivitasnya cukup ramai. Nilai transaksi tercatat Rp 583,950 miliar dengan volume saham yang diperdagangkan mencapai 878,862 miliar. Frekuensinya pun tinggi, lebih dari 103 ribu kali transaksi terjadi pagi ini. Dari sekian banyak saham yang bergerak, mayoritas justru menguat tepatnya 303 emiten. Hanya 92 saham yang tertekan, sementara 258 lainnya cenderung datar atau stagnan.
Di sisi lain, kapitalisasi pasar BEI bertahan di angka yang cukup besar, yakni Rp 16.356,803 triliun. Sayangnya, sentimen positif dari IHSG ini tak sepenuhnya diikuti oleh rupiah. Menurut pantauan Bloomberg pada pukul 09.05 WIB, mata uang kita justru melemah 0,03 persen ke level Rp 16.725 per dolar AS.
Lalu, bagaimana dengan bursa regional lainnya? Ternyata, hampir seluruh kawasan Asia pagi ini bergerak dalam wilayah positif.
Indeks Nikkei 225 di Jepang, misalnya, melesat cukup signifikan 0,88 persen ke level 52.288,601.
Sementara itu, Hang Seng di Hong Kong juga menunjukkan performa bagus dengan kenaikan 1,12 persen menuju 26.643,230.
Tak ketinggalan, Shanghai Composite di China menguat 0,65 persen ke posisi 4.049,760. Bahkan Straits Times di Singapura ikut merasakan optimisme, naik 0,76 persen ke level 4.715,990.
Secara umum, pagi ini suasana di Asia cukup cerah. Meski IHSG hanya merangkak naik, tren positif dari bursa-bursa besar tetangga mungkin bisa memberi angin segar untuk pergerakan selanjutnya.
Artikel Terkait
BNBR Tetapkan Harga Rights Issue Rp53 per Saham, Berpotensi Dilusi 34,15 Persen
Serangan AS ke Iran Picu Kekhawatiran Baru, Harga Minyak Melonjak dan Bursa Asia Tertekan
Harga Emas Anjlok ke Titik Terendah Dua Bulan, Tertekan Konflik Iran-AS dan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Reformasi Ekspor Komoditas Dinilai Perkuat Likuiditas Valas, Namun Perbankan Waspadai Risiko Eksekusi