Harga saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) belakangan ini memang sedang panas. Lonjakannya cukup tajam, hingga akhirnya memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas: menghentikan sementara perdagangan saham perusahaan tersebut.
Dalam sepekan saja, saham NSSS sudah meroket lebih dari 20 persen, menyentuh level Rp925 per lembar. Kalau kita lihat pergerakannya dalam tiga bulan terakhir, angkanya bahkan lebih fantastis kenaikannya menembus lebih dari 80 persen. Pergerakan seperti ini tentu menarik perhatian, sekaligus menimbulkan kekhawatiran.
Menanggapi keputusan BEI, Direktur Utama NSSS, Teguh Patriawan, menyatakan bahwa fokus manajemen saat ini tetap pada operasional perusahaan.
"Kami berusaha meningkatkan kinerja fundamental perseroan. Itu yang utama, agar bisa memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham," ujar Teguh.
Soal gila-gilaan harga saham di pasar? Menurutnya, itu murni mekanisme pasar.
Artikel Terkait
ASDP Catat Lonjakan Penumpang dan Kendaraan Selama Libur Nataru
IHSG Melonjak 111 Poin, Sentimen Positif Warnai Perdagangan Saham
Aturan Modal OJK Pacu Saham Asuransi Melonjak di Awal 2026
CPO Bangkit Tipis di Tengah Pelemahan Ringgit dan Sinyal Permintaan India