Maka, arah pelayanan di 2026 akan lebih ditekankan lagi pada kualitas di setiap titik layanan. Untuk mewujudkannya, PNM akan memperkuat kapabilitas SDM-nya, terutama para Account Officer yang jadi ujung tombak.
"Kami ingin setiap layanan PNM memberikan nilai tambah nyata. Nasabah tidak hanya mendapatkan pembiayaan, tetapi juga pengalaman belajar, bertumbuh, dan berdaya melalui berbagai program pemberdayaan yang kami jalankan," jelas Dodot.
Dia menambahkan, dedikasi para Insan PNM di lapangan adalah kunci utama. Integrasi antara pelayanan prima dan program pemberdayaan itulah yang menjadi pembeda PNM dengan yang lain.
Di sisi lain, komitmen berbasis customer experience ini juga menunjukkan tekad PNM untuk tetap sejalan dengan misi pembangunan nasional. Mereka ingin dampak sosial yang diciptakan betul-betul berkelanjutan.
Dengan berpegang pada empati, integritas, dan keberpihakan pada masyarakat subsisten, PNM berharap bisa menghadirkan pengalaman layanan yang makin relevan. Dampaknya, mereka harap, bisa lebih luas lagi di tahun 2026 dan seterusnya.
Artikel Terkait
BYD Geser Tesla dari Takhta Raja Mobil Listrik Dunia
Gejolak Global Tak Kuasa Dongkrak Harga Minyak yang Terjebak Pasokan Melimpah
Kriti by Lusy: Menjemput Wastra Tradisional ke Panggung Dunia
Investor Asing Borong Saham Tambang dan Kapal di Hari Pertama BEI 2026