Kalau kita lihat ke perusahaan komponen, ceritanya malah lebih menarik. Beberapa emiten justru berhasil mencatatkan kinerja positif. PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) salah satunya. Laba bersihnya naik 2,6 persen jadi Rp1,6 triliun, dengan pendapatan mencapai Rp14,80 triliun.
Pencapaian ini tak lepas dari permintaan komponen dari pelanggan OEM, baik untuk roda dua maupun empat. Mereka juga tak diam saja, portofolio bisnis diperlebar ke alat kesehatan dan komponen alat berat.
Kisah serupa datang dari PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA). Pendapatannya naik 9,2 persen menjadi Rp4,39 triliun. Perusahaan ini juga sedang gencar melakukan diversifikasi, salah satunya dengan mengembangkan produk aki lithium dan sistem penyimpanan energi.
Tak ketinggalan, PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) juga merasakan angin segar. Penjualannya melonjak 13,63 persen menjadi Rp1,25 triliun, dengan laba bersih yang bahkan meroket 63 persen! Pasar dalam negeri masih menjadi tulang punggung utama mereka.
Ada fenomena unik di tengah lesunya penjualan mobil baru: bisnis mobil bekas justru menggeliat. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) merasakan dampaknya. Pendapatan mereka naik 15 persen berkat transaksi di platform seperti Caroline.id dan JBA Indonesia.
Sayangnya, laba bersihnya justru turun 25,5 persen. Biaya pokok penjualan yang membengkak menjadi biang keroknya.
Sementara itu, di pasar roda dua yang cenderung stagnan, PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) merasakan tekanan. Pendapatan dan laba bersih distributor Honda ini sama-sama terkoreksi, terdampak langsung oleh penjualan sepeda motor yang menurun.
Jadi, kesimpulannya? Meski pasar domestik masih lesu, ketahanan dan adaptasi menjadi kunci. Beberapa perusahaan berhasil menemukan celah, baik lewat diversifikasi, ekspansi ke segmen lain, atau efisiensi. Tahun depan, pertarungannya pasti akan semakin seru.
Artikel Terkait
Impack Pratama Catat Kinerja 2025 Lebih Baik dari Target, Waspadai Tantangan 2026
Wall Street Menguat Didorong Sinyal Damai Trump untuk Konflik Iran
Fore Kopi Indonesia Catat Laba Bersih Rp90 Miliar, Naik 55% pada 2025
Pemerintah Resmi Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Mulai April 2026