Pasar saham Indonesia menutup perdagangan Selasa sore (23/12/2025) dengan nada lesu. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 61,06 poin, atau sekitar 0,71 persen, hingga bertengger di level 8.584,78. Suasana hati investor tampak tak begitu cerah hari ini.
Kalau dilihat dari pergerakan saham secara individual, yang melemah memang lebih dominan. Dari seluruh papan pencatatan, 387 saham tercatat turun. Sementara itu, saham yang mampu menguat berjumlah 292, dan 279 lainnya stagnan alias tak banyak bergerak.
Meski indeks merah, aktivitas perdagangan terpantau cukup sibuk. Volume transaksi mencapai 39,21 miliar saham dengan nilai tukar Rp23,55 triliun. Frekuensinya sendiri tercatat 2,738 juta kali perdagangan. Hingga bel tanda tutup berbunyi, kapitalisasi pasar tercatat masih di angka Rp15.668 triliun.
Tekanan jual ternyata cukup luas. Mayoritas indeks sektoral terperosok ke zona merah, mulai dari energi, keuangan, properti, hingga kesehatan. Sektor konsumer non-siklikal dan transportasi juga ikut terseret. Rasanya, hanya segelintir sektor saja yang bisa menghindari tekanan itu.
Di tengah pelemahan luas, beberapa saham justru mencatatkan kinerja gemilang. Puncak daftar penguat atau top gainers diduduki oleh ATAP (PT Trimitra Prawara Goldland Tbk) yang melonjak 25 persen ke level Rp520. Disusul oleh saham PADA (PT Personel Alih Daya Tbk) yang juga naik 25 persen ke Rp280. Tak ketinggalan, INET (PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk) meroket 24,82 persen menuju Rp855.
Namun begitu, di sisi lain, ada juga saham-saham yang terpukul cukup dalam. SMLE (PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk) misalnya, tercatat sebagai top loser dengan penurunan 15 persen ke Rp170. Kemudian ada SUPA (PT Super Bank Indonesia Tbk) yang merosot 14,76 persen ke Rp895, dan PUDP (PT Pudjiadi Prestige Tbk) yang melemah 14,71 persen ke Rp725.
Begitulah kondisi pasar hari ini. Sentimen campur aduk, dengan tekanan jual yang masih mendominasi lapangan.
Artikel Terkait
BPI Danantara dan Pertamina Resmi Bangun Pabrik Bioetanol Terintegrasi di Banyuwangi
Harga Emas Antam Naik Rp30.000 per Gram di Akhir Pekan
IHSG Anjlok 5%, Saham MD Entertainment (FILM) Terpukul Terdalam 55%
IHSG Anjlok 4,73% di Pekan Pertama Februari, Investor Asing Lakukan Aksi Beli Bersih