MURIANETWORK.COM - Kondisi jalan berlubang di sepanjang Flyover Ciputat, Tangerang Selatan, terus menjadi keluhan warga dan memicu sejumlah insiden. Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan titik kerusakan, beberapa di antaranya tergenang air, yang berulang kali menyebabkan pengendara motor oleng bahkan mengalami kecelakaan tunggal. Warga setempat mendesak agar perbaikan segera dilakukan untuk mengatasi kondisi yang mereka sebut sudah menjadi langganan dan sangat membahayakan itu.
Keluhan Warga: Lubang Tersembunyi dan Sering Picu Jatuh
Bagi para pengguna jalan harian, melintasi flyover tersebut kini membutuhkan kewaspadaan ekstra. Lubang-lubang yang kerap tidak terlihat jelas, terutama saat tergenang air hujan, menjadi ancaman tersembunyi bagi keselamatan.
Salah seorang warga, Syahidan, mengungkapkan kekhawatirannya. "Kalau lewat mesti hati-hati, kalau nggak bisa kenapa-kenapa. Ya dibenerin lah, ditambal atau apa gitu. Lubangnya nggak kelihatan tapi ganggu banget, kan bahaya," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masalah ini bukan hal baru. Menurut pengamatannya, kerusakan jalan di lokasi itu terjadi di berbagai titik dan telah berlangsung lama. "Sering dan banyak lubangnya di situ. Kadang di kanan, tengah, kiri. Mungkin karena musim hujan, tapi ya bahaya banget. Saya sering lihat ada yang jatuh di flyover," tutur Syahidan.
Desakan untuk Segera Ditangani
Keresahan serupa juga disampaikan warga lainnya, Akbar (29). Ia menekankan bahwa perhatian terhadap pemeliharaan infrastruktur jalan harus menjadi prioritas untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
"Harusnya selalu diperhatiin ya perbaikan jalan. Harapannya segera dibenerin, jangan sampai ada yang jatuh lagi karena itu (jalan berlubang)," ucap Akbar.
Kondisi Lapangan yang Memprihatinkan
Pada pantauan di lokasi, kondisi jalan di flyover tampak cukup memprihatinkan. Di beberapa bagian, genangan air menutupi permukaan jalan, menyamarkan kedalaman lubang yang ada. Pengendara motor yang melintas terpaksa melakukan manuver mendadak atau kehilangan keseimbangan saat roda mereka memasuki lubang secara tak terduga.
Selain masalah lubang, tumpukan sampah di pinggir badan jalan turut mempersempit ruang gerak lalu lintas. Hal ini memaksa kendaraan untuk mengambil posisi yang tidak selalu aman, menambah kerumitan situasi di lokasi yang seharusnya berfungsi untuk memperlancar arus kendaraan tersebut.
Data Polisi: Puluhan Titik Rusak dan Sudah Timbulkan Kecelakaan
Kekhawatiran warga terbukti berdasar. Kepolisian Sektor Ciputat Timur telah mencatat kecelakaan lalu lintas tunggal yang secara langsung dipicu oleh kondisi jalan yang rusak tersebut.
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menjelaskan kronologinya. "Laka (kecelakaan) tunggal tersebut karena pengendara melintasi jalan berlubang yang berada di beberapa area Flyover Ciputat," jelasnya.
Insiden yang terjadi pada pagi hari itu berawal ketika pengendara motor memasuki area berlubang. "Kemudian pengendara oleng tidak bisa menguasai kemudi kendaraannya," imbuh Bambang, merinci penyebab jatuhnya korban.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat setidaknya 43 titik jalan berlubang di area flyover. Dari jumlah tersebut, dua titik diidentifikasi sebagai lokasi yang paling rawan dan berpotensi besar membahayakan keselamatan pengendara.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Gedung Kantor Bersama Lembaga Islam di Kawasan Bundaran HI
Jimly Apresiasi Adies Kadir, Tapi Desak Evaluasi Sistem Rekrutmen Hakim MK
MUI Sambut Rencana Prabowo Sediakan Gedung Kantor Bersama Lembaga Islam di Bundaran HI
GAC E8 Resmi Meluncur di IIMS 2026, Usung MPV Hybrid 7-Seater dengan Fokus Kenyamanan Premium