Pekan perdagangan 2-6 Februari 2026 ternyata jadi pekan yang suram bagi sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia. Tekanan jual yang cukup masif melanda pasar, berbarengan dengan IHSG yang terkoreksi hampir 5 persen ke level 7.935. Dalam kondisi seperti ini, tentu ada saham-saham yang terpukul paling dalam.
Posisi teratas dalam daftar "top losers" pekan ini diduduki oleh PT MD Entertainment Tbk. Saham dengan kode FILM ini benar-benar hancur, anjlok 55,34 persen. Bayangkan, dari harga Rp14.500 per saham, ia terjun bebas ke level Rp6.475. Guncangan yang luar biasa bagi para pemegang sahamnya.
Di sisi lain, tekanan juga terasa di berbagai sektor. Tidak hanya satu atau dua, tapi puluhan saham mengalami penurunan signifikan. Menurut data statistik BEI yang dirilis Sabtu (7/2), berikut sepuluh saham dengan kinerja terburuk sepanjang pekan tersebut:
1. PT MD Entertainment Tbk (FILM) merosot 55,34 persen ke Rp6.475.
2. PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) menyusut 54,41 persen ke Rp1.345.
3. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) melemah 52,46 persen ke Rp5.550.
4. PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) tergelincir 46,33 persen ke Rp805.
5. PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) tertekan 45,95 persen ke Rp160.
Artikel Terkait
PT Merdeka Gold Ajukan IPO di Hong Kong di Tengah Peningkatan Produksi dan Kerugian Membengkak
Harga CPO Melemah Tipis di Tengah Pergerakan Minyak Nabati yang Beragam
Harga Emas Antam Stagnan, Harga Buyback Turun Rp80.000 per Gram
Harga Jual Emas Antam Stagnan, Harga Buyback Anjlok Rp80.000