Hanya dua hari jelang Natal, pasar saham Indonesia justru menunjukkan semangat yang cukup hangat. IHSG dibuka menguat pada perdagangan Selasa (23/12/2025) ini, mengawali sesi di level 8.656. Bahkan, sempat ada sentuhan singkat ke level tertinggi 8.667,73 sebelum akhirnya sedikit meredup ke 8.634,27 sekitar pukul sembilan pagi.
Kalau dilihat dari pergerakan saham, suasana terasa cukup berimbang. Ada 233 saham yang naik, tapi yang turun sedikit lebih banyak, 268. Mayoritas malah diam di tempat, dengan 457 saham bergerak stagnan. Transaksi sudah menembus Rp2,20 triliun dengan kapitalisasi pasar bertengger di Rp15.794 triliun.
Yang menarik justru datang dari aktivitas investor asing. Mereka terpantau agresif membeli, dengan aksi net buy yang cukup mencolok. Angkanya? Pembelian mereka mencapai Rp6,00 triliun, jauh meninggalkan penjualan yang hanya Rp4,66 triliun.
Namun begitu, ceritanya berbeda di kubu domestik. Investor lokal justru tampak sedang mengambil untung. Mereka mencatatkan penjualan bersih, dengan total jual Rp19,53 triliun melampaui pembelian Rp18,19 triliun.
Dari peta sektoral, sektor barang baku jadi andalan dengan kenaikan solid 1,24 persen. Sektor konsumen siklikal juga ikut merangkak naik 0,97 persen. Di sisi lain, tidak semua sektor beruntung. Kesehatan dan energi justru terperosok ke zona merah, terkoreksi masing-masing 0,74 persen dan 0,08 persen.
Beberapa saham bahkan melesat tinggi di awal sesi. ATAP (PT Trimitra Prawara Goldland Tbk) melonjak 25% ke level 520. XPLQ (Pinnacle Persada Investama) juga tak kalah, naik 24,77% ke 670. SKBM (PT Sekar Bumi Tbk) menguat hampir 24% ke level 750.
Sementara itu, di daftar pelemah, XISC dan XIFE memimpin dengan koreksi yang cukup dalam, sekitar 15 persen.
Artikel Terkait
BUVA Bantah Keterkaitan dengan Kasus Pasar Modal yang Ditangani Bareskrim
PT Sanurhasta Mitra (MINA) Bantah Keterkaitan dengan Kasus Pasar Modal
OJK Pastikan IPO Kuartal I 2026 Pakai Aturan Free Float 7,5 Persen
IHSG Anjlok 4,73% Pekan Lalu, BUMI Paling Aktif dengan Transaksi Rp10,98 Triliun