“Ini semua adalah supaya ada kemandirian tiap daerah. Kalau ada tenaga surya dan tenaga air tidak perlu kirim-kirim BBM mahal-mahal dari daerah-daerah lain,” ujarnya.
Bayangkan dampaknya. Jika rencana ini berjalan, Prabowo meyakini Indonesia bisa menghemat anggaran yang sangat besar. Selama ini, uang negara terus terkuras untuk impor BBM angka yang disebutnya mencapai ratusan triliun rupiah per tahun.
“Tahun ini tiap tahun kita mengeluarkan peraturan triliun untuk impor BBM. Kalau kita bisa tanam kelapa sawit, tanam singkong, tanam serbuk pakai tenaga surya dan tenaga air bayangkan berapa ratus triliun kita bisa hemat tiap tahun,” tandas Presiden.
Gagasannya jelas: membangun kemandirian dari tanah sendiri, sekaligus menghentikan kebocoran anggaran yang tak perlu.
Artikel Terkait
Direktur BCA Borong Saham Rp2,1 Miliar di Tengah Kepanikan Pasar
Pefindo Beri Sinyal Hijau untuk DEWA, Tapi Ada Catatan di Baliknya
Emosi di Balik Transaksi: Ketika Psikologi Mengendalikan Dompet Anda
Badai Pasar Modal: IHSG Jatuh 7%, Pimpinan BEI dan OJK Serentak Mundur