Nama Stasiun Lebak Bulus MRT Jakarta kini resmi berubah. PT MRT Jakarta dan Bank Syariah Indonesia (BSI) baru saja merampungkan kerja sama naming rights. Mulai hari ini, stasiun ujung itu akan dikenal sebagai Stasiun Lebak Bulus Bank Syariah Indonesia.
Di lokasi, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan alasan di balik langkah ini. Menurutnya, ini adalah upaya konkret untuk mendekatkan layanan keuangan syariah kepada khalayak urban.
"Hadirnya Bank Syariah di stasiun ini adalah bagian dari wujud bank syariah yang modern. Kami ingin dekat dengan masyarakat urban Jakarta," ujar Anggoro, Rabu (10/12).
Ia menambahkan, kerja sama ini bukan sekadar ganti nama. Ada misi yang lebih besar, yakni meningkatkan literasi keuangan syariah sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan atau ESG. Bagaimana caranya? Dengan mendorong lebih banyak orang beralih ke transportasi umum yang ramah lingkungan.
Pilihan Stasiun Lebak Bulus dinilai sangat strategis. Sebagai stasiun ujung, namanya akan selalu disebut dalam setiap pengumuman perjalanan. Peluang branding yang sulit dilewatkan untuk meningkatkan awareness publik terhadap BSI.
Tentu saja, kerja sama ini juga dibarengi sejumlah program menarik bagi pengguna MRT dan calon nasabah. Anggoro membeberkan beberapa di antaranya.
"Ada cashback Rp100.000 untuk 1.000 nasabah pertama yang buka rekening. Lalu diskon 50 persen di beberapa merchant lewat aplikasi Byond. Dan yang tak kalah menarik, kami sediakan fasilitas cicil emas di sini," jelasnya.
Di sisi lain, Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, melihat kolaborasi ini dari sudut pandang pengembangan bisnis. Kerja sama naming rights adalah bagian dari strategi pengembangan kawasan berbasis transit (TOD).
Dia memaparkan, saat ini Stasiun Lebak Bulus melayani sekitar 25.000 penumpang setiap harinya. Angka itu ditargetkan melonjak drastis menjadi 137-140 ribu penumpang pada tahun 2026.
"Ini win-win solution. BSI dapat branding, MRT dapat peningkatan jumlah penumpang. Goal utama kami kan mengubah budaya masyarakat: dari pakai kendaraan pribadi beralih ke transportasi umum, dalam hal ini MRT Jakarta," pungkas Tuhiyat.
Artikel Terkait
Bitcoin Tembus Rp1,39 Miliar, Tertinggi dalam Tiga Bulan Didorong Arus Dana Institusional
BRI Gandeng Grab, Beri Diskon Belanja dan Transportasi bagi Pemegang Kartu Kredit
MNC Bank Medan Bagikan Hadiah Cashback Jutaan Rupiah Lewat Program Tabungan Dahsyat Arisan
IHSG Ditutup Menguat 1,22 Persen ke 7.057, Didorong Sektor Barang Baku dan Keuangan