“Dengan stok segitu, kita punya cadangan tiga kali lipat dari kebutuhan bulanan seluruh Indonesia. Jadi, permintaan 10 ribu ton dari Aceh ini sangat kecil. Kami pastikan Aceh tercukupi, dan stok nasional tetap aman sampai masa panen raya nanti di Maret-April 2026,” tegas Amran.
Selain beras, bantuan sembako lain juga sudah mengalir. Bulog sebelumnya menyalurkan minyak goreng untuk periode Oktober-November 2025 ke tiga provinsi yang terdampak, totalnya 6.860 kiloliter.
Kalau dirinci, alokasi per provinsi cukup signifikan. Aceh dapat 10.614 ton beras plus 2.122 kiloliter minyak goreng. Sumatera Utara kebagian lebih banyak beras, 16.893 ton, dan minyak goreng 3.378 kiloliter. Sementara Sumatera Barat menerima 6.794 ton beras serta 1.358 kiloliter minyak goreng.
Hingga laporan ini dibuat, bantuan yang sudah benar-benar sampai ke tangan korban di tiga provinsi itu mencapai 155.802 kilogram beras. Rinciannya, Aceh menyerap 73.193 kg, Sumatera Utara 40 ribu kg, dan Sumatera Barat 42.609 kg. Proses penyaluran tampaknya masih terus berjalan.
Artikel Terkait
Gangguan Pasokan Timur Tengah Ancam Kerek Harga Aluminium
Pajak Rokok DKI Alokasikan Minimal 50% untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Bapanas Pastikan Stok Daging Nasional Melimpah Jelang Idulfitri
Saham Asia Menguat Didorong AI, Waspada Gejolak Harga Minyak