Dampaknya bagi Logisticsplus? Julia menyebutkan bahwa kontrak ini tentu akan mendongkrak kegiatan operasional. Tak hanya itu, pendapatan perseroan juga diproyeksikan akan ikut terdongkrak naik.
"Dampak kejadian atas informasi atau fakta material tersebut adanya peningkatan kegiatan operasional dan meningkatkan pendapatan perseroan," kata dia.
Perolehan kontrak ini seolah menjadi angin segar, melanjutkan tren positif yang sudah terlihat pada kinerja perusahaan. Catatan hingga pertengahan tahun 2025 menunjukkan, Logisticsplus membukukan pendapatan Rp53,3 miliar. Angka ini melonjak cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang hanya Rp34 miliar.
Di sisi laba, perbaikan juga terlihat nyata. Laba bersih perseroan tercatat Rp2,19 miliar, jauh melampaui pencapaian di tahun 2024 yang sebesar Rp290 juta. Sebuah lompatan yang cukup mencengangkan.
Artikel Terkait
WAPO Melonjak 34% di Tengah Amukan Bearish IHSG
Panic Selling Guncang Bursa, Ancaman Degradasi Pasar dari MSCI Jadi Pemicu
IHSG Tergelincir 7,35%, Pasar Modal Indonesia Diguyur Aksi Jual Panik
MSCI: Pemicu Saham Melambung atau Anjlok, Begini Cara Kerjanya