Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mendadak dihebohkan dengan penghentian sementara empat saham pada Senin pagi. Langkah ini diambil BEI menyusul lonjakan harga yang dianggap tak wajar dalam beberapa hari terakhir. Emiten yang terkena dampaknya adalah PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO), PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK), PT MD Entertainment Tbk (FILM), dan PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA). Mulai sesi pertama hari ini, keempatnya tak lagi bisa diperdagangkan baik di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.
Menurut pengumuman resmi Bursa, keputusan ini berlaku mulai 8 Desember 2025. Suspensi akan berlangsung sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Intinya, perdagangan saham-saham itu dikunci untuk sementara waktu.
“Bursa memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham YELO, ROCK, FILM, dan MINA mulai sesi I tanggal 8 Desember 2025 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut,”
Begitu bunyi pernyataan resmi yang dirilis BEI.
Artikel Terkait
Gubernur Fed Stephen Miran Desak Pemotongan Suku Bunga Lebih Agresif Dukung Pasar Tenaga Kerja
Wall Street Menguat Didorong Pernyataan Trump Soal Iran, Teheran Bantah Klaim Kontak
TOWR Catat Laba Bersih Rp3,68 Triliun di 2025, Tumbuh 10,3%
Tiga Emiten Siap Bagikan Dividen Tunai Rp13,17 Triliun pada April 2026