Homeco Victoria Pangkas Target Pendapatan dan Laba Hampir 60% di Tengah Tekanan Pasar

- Selasa, 25 November 2025 | 17:55 WIB
Homeco Victoria Pangkas Target Pendapatan dan Laba Hampir 60% di Tengah Tekanan Pasar

Perusahaan PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE) baru saja mengumumkan perubahan drastis pada target kinerjanya hingga akhir 2025. Setelah mengevaluasi performa selama sembilan bulan pertama tahun ini, mereka memutuskan untuk menurunkan ekspektasi.

Revisi ini cukup signifikan. Pendapatan yang sebelumnya diproyeksikan mencapai Rp363,96 miliar, kini dipangkas menjadi Rp274,93 miliar. Tak hanya itu, proyeksi laba bersih pun ikut dipotong hampir 60 persen, dari Rp31 miliar menjadi hanya Rp12,46 miliar.

Menurut Direktur Penjualan LIVE, Inka Widjojo, keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan berbagai tantangan eksternal.

"Daya beli konsumen yang masih lemah menjadi salah satu faktor utama. Ditambah lagi dengan regulasi baru, cuaca ekstrem, dan persaingan dagang yang semakin ketat," ujarnya dalam paparan publik virtual, Selasa (25/11/2025).

Di sisi lain, perusahaan juga melihat proyeksi yang dimiliki perusahaan sejenis sebelum menetapkan target baru ini. Tujuannya agar angka yang ditetapkan lebih realistis dan mencerminkan kondisi pasar saat ini.

Lalu, langkah konkret apa yang sudah diambil? Inka mengungkapkan bahwa efisiensi biaya menjadi fokus utama. Hingga kuartal III-2025, mereka berhasil memangkas beban produksi hingga 34 persen. Angka yang cukup besar.

Meski begitu, upaya peningkatan penjualan terus digenjot. Mereka berharap momentum libur panjang Natal dan Tahun Baru bisa menjadi penyelamat di akhir tahun.

"Kami berharap momen ini bisa mendongkrak kinerja," tambah Inka.

Namun begitu, ia mengingatkan bahwa optimisme ini tetap dibarengi dengan kehati-hatian. Dinamika pasar dinilai bisa berubah sewaktu-waktu dan berada di luar kendali perusahaan.

Data terbaru menunjukkan kondisi yang agak paradoks. Di satu sisi, pendapatan LIVE justru naik 10,8 persen secara tahunan menjadi Rp204,97 miliar per September 2025. Tapi di sisi lain, laba bersihnya malah anjlok 51,5 persen menjadi Rp10,31 miliar.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar