Bank Sumsel Babel Hibahkan Tenda dan Etalase untuk Dongkrak Daya Saing UMKM di Festival PALI

- Sabtu, 22 November 2025 | 10:36 WIB
Bank Sumsel Babel Hibahkan Tenda dan Etalase untuk Dongkrak Daya Saing UMKM di Festival PALI

Lapangan Gelora 10 November di Pendopo tampak berbeda Kamis lalu. Deretan tenda biru dengan tulisan Bank Sumsel Babel berdiri rapi, menggantikan terpal dan lapak seadanya yang biasa digunakan pedagang. Perubahan ini langsung terasa sejak pagi, menciptakan suasana lebih tertata dan nyaman bagi pengunjung pameran.

Bantuan 20 unit tenda dan 5 etalase itu merupakan wujud nyata komitmen Bank Sumsel Babel Cabang Pendopo terhadap pengusaha mikro di Kabupaten PALI. Mereka sengaja memilih momentum Pameran Dagang Disperindag PALI untuk menyalurkan bantuan tersebut agar bisa langsung dimanfaatkan.

Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Pendopo, Beni Agus Marwan, menjelaskan bahwa ini adalah bagian dari program CSR tahun 2025.

"Bantuan sarana penunjang ini diberikan untuk meningkatkan kenyamanan para pedagang yang rutin berpartisipasi pada event besar yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten PALI maupun pihak lain," ujar Beni.

Ia menambahkan harapannya yang sederhana namun strategis. "Tujuan kami memperkuat aktivitas UMKM, meningkatkan daya saing produk lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semoga langkah ini turut mendukung terwujudnya visi PALI maju," tambahnya.

Di sisi lain, pameran ini sendiri merupakan bagian dari Festival Candi Bumi Ayu 2025 yang berlangsung selama lima hari, dari 20 hingga 24 November. Kegiatan tak hanya terkonsentrasi di Lapangan Gelora, tapi juga merambah ke Kawasan Candi Bumi Ayu di Kecamatan Tanah Abang.

Dengan fasilitas yang lebih layak ini, para pelaku UMKM diharapkan bisa lebih maksimal mempromosikan produk dan menarik minat pembeli. Mereka pun diharapkan semakin siap mengikuti berbagai kegiatan perekonomian daerah dengan percaya diri.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar