Mengenal Struktur Kepemilikan dan Portofolio Bisnis Emiten Properti GPRA
IDXChannel - PT Perdana Gapura Prima Tbk (GPRA) mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di sektor properti dengan portofolio lebih dari 30 proyek yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 2007 ini mengembangkan bisnisnya melalui strategi diversifikasi produk properti.
Profil Perusahaan dan Strategi Bisnis
Beroperasi sejak era 1980-an, GPRA telah membangun rekam jejak panjang dalam pengembangan properti residensial dan komersial. Perusahaan berkonsentrasi pada pasar menengah ke atas dengan mengembangkan berbagai tipe properti, mulai dari hunian landed house hingga kawasan mixed-use dan gedung bertingkat.
Portofolio Proyek Unggulan
- The Bellezza - Kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan
- Kebagusan City - Area Kebagusan, Jakarta Selatan
- GP Plaza - Jalan Slipi, Jakarta Pusat
- Nemuru Grand Suites - MT Haryono, Jakarta
Hingga akhir 2024, perseroan masih mengelola sembilan proyek pengembangan hunian yang tersebar di Jakarta, Banten, Bogor, Bekasi, dan Tangerang.
Struktur Kepemilikan Saham
Berdasarkan data kepemilikan per 31 Oktober 2025, struktur kepemilikan saham GPRA didominasi oleh dua entitas pengendali utama:
| Pemegang Saham | Jumlah Saham | Persentase | Keterangan |
|---|---|---|---|
| PT Abadimukti Gunalestari | 1,80 miliar | 42,24% | Pengendali |
| PT Citraabadi Kotapersada | 111 juta | 2,6% | Pengendali |
| PT Kharisma Andalas Putra | 154 juta | 3,62% | - |
| PT Bina Cipta Nusantara | 62,66 juta | 1,47% | - |
| Aditya Antonius | 236 juta | 5,54% | - |
| Masyarakat | 1,88 miliar | 44,01% | Publik |
Penerima Manfaat Utama
Kepemilikan saham GPRA secara ultimate beneficial ownership (UBO) dipegang oleh enam individu dari keluarga pendiri:
- Oey Widyawati Gunarso
- Susiani Margono
- Lisiani Margono
- Heryani Margono (Komisaris)
- Remy Jenty Margono
- Rudy Margono (Komisaris)
Kondisi Pasar dan Kinerja Saham
GPRA melakukan penawaran umum perdana pada 10 Oktober 2007 dengan melepas 962 juta saham pada harga Rp310 per saham. Dalam perkembangan terkini, saham GPRA diperdagangkan di level Rp135 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp577,35 miliar.
Meskipun mengalami penurunan harga dari harga IPO, emiten ini menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan harga 3,85% dalam satu bulan terakhir, mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek bisnis properti di tengah kondisi pasar yang dinamis.
Artikel Terkait
Pendapatan Non-Tambang PT Dian Swastatika Sentosa Naik Jadi 7,6 Persen, Didorong Bisnis Digital dan Teknologi
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax Jadi Rp16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
IPCM Alokasikan Rp74 Miliar untuk Pengadaan Kapal Baru pada 2026
PGUN Kejar Target Free Float 12,5 Persen pada 2027, Siapkan Skema Pelepasan Saham Bertahap