Satgas PASTI OJK Blokir 776 Fintech Ilegal: Daftar Pinjol & Investasi Palsu
Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) yang berada di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali mencatatkan prestasi signifikan. Lembaga ini berhasil memblokir sebanyak 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal yang beroperasi di Indonesia.
Dari jumlah tersebut, aksi tegas Satgas PASTI berfokus pada dua sektor utama. Sebanyak 611 akses merupakan pinjaman online (pinjol) ilegal yang tersebar di berbagai situs dan aplikasi. Selain itu, sebanyak 96 entitas lainnya adalah penawaran pinjaman pribadi ilegal.
Investasi Ilegal dan Modus Penipuan yang Diungkap
Tidak hanya pinjol, Satgas PASTI juga menutup 69 tawaran investasi ilegal yang terbukti menipu masyarakat. Modus operandi yang digunakan beragam, mulai dari duplikasi nama produk atau situs resmi entitas berizin, penipuan kerja parah waktu (part-time), hingga janji imbal hasil investasi palsu yang merugikan.
Daftar Aplikasi dan Situs Pinjol Ilegal yang Diblokir
Grup Facebook menjadi sarana utama penyebaran pinjol ilegal. Ratusan aplikasi dan situs lainnya ditemukan tersebar melalui platform distribusi aplikasi pihak ketiga di luar kendali resmi. Berikut adalah beberapa nama pinjol ilegal yang berhasil diblokir:
- Uang Kita
- Rupiah Kita
- Dana Kita
- Dompet Pintar
- Pinjam Juragan
- Riang Cash
- Modal Cepat
- Pinjaman Now
- Modalkilat
- Rupiah Kilat
- Cepat Dana
- Uang Kilat
- Kita Patungan Luna Blue
- Pinjaman Cepat Dao Gu
- Cashcash Pro
- Rupiah Kas/Sugan Leasing Ltd
- Easy Tunai
- Dana Amanah
Media sosial seperti X (sebelumnya Twitter) dan Instagram juga menjadi sarana promosi. Beberapa akun yang ditindak antara lain Duit Pasti, Optima, Sinar Rupiah, Kreditin, dan Pinjam Fun. Marak pula aplikasi palsu yang meniru layanan legal ternama seperti Modalku, Indosaku, Pinjam Yuk, Rupiah Cepat, hingga Tunaiku versi palsu.
Artikel Terkait
Wall Street Tutup Tahun dengan Catatan Merah, Meski 2025 Tetap Cetak Kenaikan Fantastis
Chandra Asri Resmi Kuasai Jaringan SPBU Esso Singapura
Tiket KAI Tembus 3,9 Juta, Stasiun Utama Jawa Diserbu Penumpang Nataru
Ragunan Dibanjiri 113 Ribu Pengunjung di Hari Pertama 2026