Kolaborasi PLN EPI dan MBN Perkuat Pasokan Biomassa untuk Transisi Energi

- Jumat, 14 November 2025 | 20:15 WIB
Kolaborasi PLN EPI dan MBN Perkuat Pasokan Biomassa untuk Transisi Energi
PLN EPI dan MBN Kolaborasi Perkuat Pasokan Biomassa untuk Transisi Energi

Kemitraan Strategis PLN EPI dan MBN Percepat Pengembangan Biomassa

Ekosistem bahan bakar biomassa untuk pembangkit listrik di Indonesia semakin diperkuat. Langkah konkret ini diwujudkan melalui kolaborasi antara PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) dan PT Multi Bioenergy Nusantara (MBN) untuk mengakselerasi pengembangan bahan bakar terbarukan.

Kemitraan ini menjadi bagian penting dari upaya nasional mencapai target Net Zero Emission (NZE) serta mendukung kemandirian industri hijau. Fokus utamanya adalah mengurangi konsumsi batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan substitusi biomassa yang berkelanjutan.

Dukungan dari Hulu ke Hilir untuk Ekosistem Biomassa

Direktur Biomassa PLN EPI, Hokkop Situngkir, menyatakan bahwa kehadiran mitra strategis seperti MBN sangat krusial. Peran MBN dalam mengamankan pasokan dari hulu akan melengkapi fokus PLN EPI yang selama ini berada di sisi off-taker dan retail.

Hokkop menekankan bahwa proyek ini akan dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola BUMN yang baik, mencakup proses due diligence, konsultasi, dan pelaporan yang transparan kepada semua pemangku kepentingan.

Fase Pilot dan Peluang Ekspor Biomassa

Pengembangan akan dimulai dengan skala pilot project, sambil secara paralel menyusun peta jalan untuk pengembangan jangka panjang. Inisiatif ini tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan domestik PLN tetapi juga membuka peluang ekspor biomassa ke pasar internasional.

“Dengan adanya mitra seperti MBN, berbagai jenis limbah agro yang sebelumnya belum termanfaatkan dapat diolah menjadi pelet atau bahan bakar padat bernilai ekonomi,” jelas Hokkop lebih lanjut.

Kesiapan Infrastruktur dan Komitmen MBN

Direktur Utama MBN, Masfet Yones, menegaskan komitmen penuh perusahaannya dalam mendukung transisi energi nasional. MBN telah mempersiapkan lahan seluas lebih dari 10 hektare yang dilengkapi dengan gudang, lay down area, dan akses logistik yang memadai, serta berbagai alat berat pendukung.

“Kami siap mendukung penuh survei dan menyediakan semua data teknis yang diperlukan. Ini adalah titik awal untuk kemitraan yang konkret dan berdampak,” ujar Masfet.

MBN juga menyatakan kesiapan dalam hal investasi peralatan dan pasokan bahan baku biomassa. Perusahaan akan menerapkan pendekatan bertahap yang fleksibel, memulai dengan beberapa unit produksi sebelum kemudian dikembangkan secara penuh.

Tahapan Menuju Finalisasi Kemitraan

Kerja sama ini akan segera ditindaklanjuti dengan serangkaian proses penting, termasuk due diligence mendalam, kajian teknis, dan penyusunan skema komersial. Hasil dari tahapan ini akan menjadi dasar untuk finalisasi kemitraan, baik dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) maupun model kemitraan strategis lainnya.

Melalui sinergi sumber daya, kesiapan industri, dan tata kelola yang kuat, kolaborasi PLN EPI dan MBN diharapkan dapat menjadikan biomassa sebagai pilar baru ketahanan energi Indonesia dan tonggak penting menuju tercapainya Net Zero Emission.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar